Berita Balangan

Sambut HKGB ke-66, Bhayangkari Balangan Rangkul Dinkes Adakan Tes IVA

Ketua PC Bhayangkari Balangan Vina Zamroni mengungkapkan, dalam kegiatan ini ditargetkan minimal ada 100 orang

Sambut HKGB ke-66, Bhayangkari Balangan Rangkul Dinkes Adakan Tes IVA
Humas Polres Balangan
Sambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-66 tahun 2018, PC Bhayangkari Balangan rangkul Dinas Kesehatan untuk melaksanakan Tes IVA 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Sambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-66 tahun 2018, PC Bhayangkari Balangan rangkul Dinas Kesehatan untuk melaksanakan Tes IVA dan Periksa Payudara secara Klinis (Sadarnis), kemarin, Sabtu (11/8/2018) di Puskesmas Paringin Selatan.

Ketua PC Bhayangkari Balangan Vina Zamroni mengungkapkan, dalam kegiatan ini ditargetkan minimal ada 100 orang yang akan dilakukan tes IVA dan Pemeriksaan Payudara Secara klinis.

"Untuk kegiatan ini, memang diutamakan adalah isteri anggota Polri atau Bhayangkari Balangan, namun kami juga mengajak, mempromosikan akan penting dan manfaatnya yang didapatkan dari pemeriksaan ini kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Balangan," ungkapnya.

Baca: Tragis Nasib Rossi di MotoGP Austria 2018: Tak Lolos Kualifikasi 1 dan Start ke-14

Ditambahkannya, meskipun HKGB baru jatuh pada tanggal 19 Oktober, namun segala kegiatan yang berhubungan dengan itu semua telah dilaksanakan.

Baca: Hasil Kualifikasi MotoGP Austria 2018 : Marquez Pole Position, Rossi Hanya Start ke-14

Selanjutnya, untuk tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah ‘Mari Hidup Sehat Melalui Deteksi Dini Kanker Rahim dengan Test IVA dan Sadarnis’.

“Untuk itu semua, kami dari PC Bhayangkari Balangan merangkul Dinas Kesehatan untuk menyukseskan kegiatan yang tidak hanya ditujukan kepada anggota Bhayangkari, namun juga kepada seluruh masyarakat Kabupaten Balangan,” ujarnya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) SCTV Timnas U-23 Indonesia vs Taiwan di Asian Games 2018 Minggu (12/8)

Menurutnya, mencegah lebih baik dari pada mengobati?, dan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pencegahan dan mengetahui secara dini penyakit kanker rahim dan payudara. Jadi jangan ditunda-tunda lagi sebaiknya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Abdullah Majidi menambahkan bahwa, pemeriksaan ini sangat efektif dalam mendeteksi secara dini penyakit kanker rahim dan kanker payudara.

”Pada dasarnya, pemeriksaan IVA ini merupakan pemeriksaan skrining kanker serviks atau leher rahim. Yaitu dengan cara inspeksi visual pada serviks yang diberi asam asetat,” ujarnya.

Ditambahkannya, dalam waktu sekitar 60 detik saja sudah dapat dilihat jika ada kelainan. Metode ini sangat efektif dalam mendeteksi penyakit dengan tingkat keakuratan mencapai 90 persen.

“Kanker servik termasuk jenis kanker penyebab kematian ke-tiga terbanyak bagi wanita di Indonesia, pada awalnya memang tidak menampakkan gejala klinis. Orang akan nampak sehat, namun pada tahap akhir, baru menimbulkan gejala,” terangnya.

Dikatakan Majidi, penyakit ini sebenarnya bisa dicegah asal diketahui sejak dini, yaitu dengan dengan menggunakan tes IVA. Bila dalam test tersebut ditemukan kelainan, yaitu positif pra-kanker (gejala kanker) dapat diobati dengan krioterapi. Yaitu pengobatan dengan menggunakan gas dingin yang sangat aman dengan efek samping ringan.

“Jadi mengetahui penyakit ini sedari dini sangat penting, jangan menunggu sampai gejala klinis datang!. Yang paling efektif, segeralah lakukan pemeriksaan deteksi dini kanker leher rahim secara rutin dan berkala minimal 3 tahun sekali, dengan cara Pap Smear yang sudah dikenal masyarakat, atau dengan Tes IVA,” pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved