Berita Kotabaru

Ancaman Krisis Air Bersih, Pemkab Kotabaru Teken MoU Dengan BWS

erkait rencana pembangunan embung berkapasitas 250 ribu meter kubik, Pemkab Kotabaru melakukan penanda tanganan Memorandum of Understanding

Ancaman Krisis Air Bersih, Pemkab Kotabaru Teken MoU Dengan BWS
istimewa
Pertemuan antara Pemkab Daerah Kabupaten Kotabaru, Direktur PDAM dan BWS terkait rencana pembangunan embung Gunung Perak 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Rencana pembangunan embung Gunung Perak dibiayai anggaran pemerintah pusat, upaya Pemkab Kotabaru mengatasi ancaman krisis air bersih semakin terang.

Terkait rencana pembangunan embung berkapasitas 250 ribu meter kubik, Pemkab Kotabaru melakukan penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Balai Wilayah Sungai.

Penekanan nota kesepahaman atau perjanjian kerjasama pemanfaatan embung pasca pembangunan, bertujuan bangunan dimanfaatkan seoptimal mungkin.

Baca: Lihat Gaya Denada Nyanyikan Lagu Via Vallen Official Theme Song Asian Games 2018, Banyak yang Kaget

Selain pembangunan infrastruktur pendukung misal, pengolagan air baku serta penambahan jaringan baru sebagai penopang perluasan distribusi air bersih ke masyarakat.

"Penambahan pengolahan dan menambah jaringan baru bisa menggunakan APBD, bisa APBN tergantung pemkab yang meurusnya," kata Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah, Senin (13/8/2018).

Baca: Jadwal Lengkap Pertandingan Sepakbola Asian Games 2018, Laga Timnas U-23 Indonesia Live SCTV

Menurut Ipansyah pertemuan sekaligus penanda tanganan MoU berlangsung di kantor Departemen PU. Dihadiri langsung Wakil Bupati Kotabaru Ir H Burhanudin.

Juga hadir Ketua DPRD Hajjah Alfisah, Wakil Ketua I DPRD Muhammad Arif dan Wakil Ketua II H Mukhni serta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Seperti diketahui rencana pembangunan embung Gunung Perak, pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai mengalokasikan anggaran lebih kurang Rp 35 mliar.

Pembangunan direncanakan sejak 2018, belum terealisasi karena pemerintah daerah belum membebaskan lahan untuk mobilisasi kegiatan pekerjaan embung.

Pemerintah pusat memberi kesempatan pekerjaan fisik embung Gunung Perak dikerjakan tahun 2019. Jika lahan untuk mobilisasi kegiatan, menjadi persyaratan sudah dibebaskan.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help