Banjarbaru Berinovasi

Diwarisi Kota Tertata dan Terencana, Pemko Banjarbaru Siap Terapkan SLF

“Oleh karenanya Pemko Banjarbaru berkomitmen untuk mewujudkan SLF untuk setiap gedung di Kota Idaman” ucap Nadjmi.

Diwarisi Kota  Tertata dan Terencana, Pemko Banjarbaru Siap Terapkan SLF
istimewa/humas Pemko banjarbaru
Wali kota Banjarbaru Nadjmi Adhani hadir sekaligus menjadi narasumber pada Talkshow Kampanye Edukasi Bidang Penataan Bangunan dan Lingkungan yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Penataan Bangunan Kementerian PUPR di Rumah Anno, Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Wali kota Banjarbaru Nadjmi Adhani hadir sekaligus jadi narasumber, Sabtu (11/8) tadi pada Talkshow Kampanye Edukasi Bidang Penataan Bangunan dan Lingkungan yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Penataan Bangunan Kementerian PUPR di Rumah Anno, Banjarmasin.

Gelaran itu juga menghadirkan pembicara dari Direktorat Bina Penataan Bangunan Kementerian PUPR Rogydesa, ST, MSe, MA. Tujuan dari sosialisasi ini untuk memasyarakatkan pentingnya Bangunan Gedung yang dilengkapi dengan Izin Mendirikan Bangunan dan Sertifikat Layak Fungsi (SLF).

Nadjmi Adhani dalam acara talk show itu mengatakan, Banjarbaru sebagai kota yang saat ini tengah dalam masa perkembangan pesat sangat menyadari pentingnya penataan Bangunan yang harus disertai IMB dan SLF. Apalagi, Kota ini diwarisi kota yang tertata dan terencana.

“Oleh karenanya Pemko Banjarbaru berkomitmen untuk mewujudkan SLF untuk setiap gedung di Kota Idaman” ucap Nadjmi.

Baca: Ini Tanggapan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Soal Kedatangan UN Habitat Terkait TPA Basirih

Baca: NEWS VIDEO : Alat Ukur Milik Pedagang di Pasar Tanjung Diperiksa, Ini Hasilnya

Menurut Nadjmi, penerapan SLF ini agar Banjarbaru sebagai kota yang tertata dan terencana tetap terjaga apalagi Pemko Banjarbaru memperoleh bantuan dari pemerintah pusat untuk merancang kota baru di Banjarbaru yang terintegrasi dan memanfaatkan keberadaan Bandara Syamsudin Noor sebagai daya ungkit pertumbuhan wilayah.

"Rencana pengembangan Kota Baru di Kota Banjarbaru ini merupakan bagiandari pengembangan 10 kawasan perkotaan baru di Indonesia yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2014 – 2019," katanya.

Dia juga mengungkapkan bahwa tahun ini Pemko Banjarbaru menargetkan membentuk tim internal untuk menyusun data base bangunan yang bersinggungan langsung dengan publik.

Tujuannya agar nantinya, bangunan di Kota Idaman bisa memiliki Sertifikat Layak Fungsi. Bahkan Pemko
Banjarbaru akan melakukan uji coba penggunaan Sistem Informasi Bangunan Gedung (SIMBG) Online yang akan terintegrasi dengan Online Single Submission (OSS) di Banjarbaru. (AOL)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved