Saraba Kawa

Dukung Wujudkan Tabalong Bebas Buang Air Besar Sembarangan, Bupati Lantik Pokja Kabupaten

Ini ditandai Kelompok Kerja (Pokja) untuk mendukung penerapan ODF tersebut oleh Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani.

Dukung Wujudkan Tabalong Bebas Buang Air Besar Sembarangan, Bupati Lantik Pokja Kabupaten
Diskominfo Tabalong
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani menyematkan tanda kepada anggota Pokja Kabupaten 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Langkah serius untuk mewujudkan Kabupaten Tabalong Sehat sebagai kabupaten Open Defication Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan (BABS) dilakukan jajaran Pemkab Tabalong.

Ini ditandai Kelompok Kerja (Pokja) untuk mendukung penerapan ODF tersebut oleh Bupati Tabalong, H Anang Syakhfian, Senin (13/8/2018) di aula
Bappeda Tabalong.

Pokja Kabupaten ini terdiri dari Asisten I Pemerintahan Setda Tabalong, Kepala Dinas Kesahatan (Dinkes) Tabalong, dan Perwakilan dari Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN).

Pokja ini akan saling bersinergi dalam menjadikan Tabalong sebagai kabupaten ODF melalui Gerakan Stop Buang Air Besar Sembarang Untuk Tabalong Sehat (Bebas Tuntas).

Kepala Dinas kesehatan, dr Taufiqurrahman Hamdie, mengatakan, dalam Gerakan Bebas Tuntas ini pihaknya akan mengalakan desa-desa yang ada di Tabalong untuk menjadi desa ODF.

Dalam perannya, Pokja Kabupaten akan dibantu instansi terkait serta Pokja Kecamatan dan Pokja Kelurahan/Desa yang dalam hal ini dipimpin camat dan lurah atau kades, untuk mencapai 131 Desa di Tabalong sebagai desa ODF.

“Di tahun 2018 kami menargetkan setiap bulannya akan ada 15 desa ODF, dan tahun 2019 akan ada 5 desa ODF setiap bulannya,”ucap Taufik

Untuk mencapai target tersebut, pihakya juga telah membuat surat edaran bupati tentang stop buang air besar sembarangan yang saat ini sudah disosialisasikan ke desa-desa ditambah monitoring langsung dengan memberikan edukasi tentang ODF.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani saat menghadiri pelantikan Pokja Kabupaten untuk program ODF.
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani saat menghadiri pelantikan Pokja Kabupaten untuk program ODF. (Diskominfo Tabalong)

“Selain itu, kami akan melakukan validasi data desa yang betul-betul yang memang belum ODF, minggu ini pendataannya akan selesai, dimana sebelumnya kami sudah melakukan pelatihan kepada 194 kader ODF,” jelasnya.

Kemudian bersama YABN telah membuat sebuah terobosan teknologi tepat guna untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam mengatur dan menghemat dana agar bisa efisien ketika membuat sebuah jamban.

Terpisah, Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, menyatakan sangat mendukung dengan gerakan ini.

Kemudian juga meminta dukungan dari TNI dan MUI dalam membantu menyebarluaskan edukasi agar masyarakat bisa berheti membuang air besar sembarangan.

Soalnya, imbuh bupati, ODF ini adalah suatu hal yang paling mendasar untuk menjadikan Tabalong sehat.

Karena itulah sangat mengharapkan melalui gerakan Bebas Tuntas yang dilakukan secara massal ini bisa terlaksana sebaik-baiknya.

Untuk diketahui, Gerakan Bebas Tuntas akan dilaunching di Tanjung Expo Center dengan melibatkan masyarakat Tabalong yang mana nantinya akan membuat 110 jamban dalam satu hari. (aol/*)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved