Ekonomi dan Bisnis

Ini Sanksi Bagi Pelaku Usaha Wisata Kelotok yang Memainkan Harga

Sejumalah tempat wisata di Banjarmasin kini mulai dilirik wisatawan, baik dari wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Ini Sanksi Bagi Pelaku Usaha Wisata Kelotok yang Memainkan Harga
istimewa
crew kelotok susur sungai diarahkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumalah tempat wisata di Banjarmasin kini mulai dilirik wisatawan, baik dari wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Melihat hal tersebut dalam hal ini Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Khuzaimi, mengatakan paket susur sungai yang paling diminati wisatawan mancanegara (Wisman) adalah susur sungai Lokbaintan dilanjutkan sungai Kelayan dan sesekali susur sungai Kuin Kecil.

"Wisawatan mancanegara kebanyakan menyukai jenis kelotok terbuka," ujar Jimmy panggilan akrabnya.

Baca: Kumpulan Kutipan (Quotes) Soekarno untuk Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia, Cocok di Medsos

Jimmy melanjutkan wisatawan mancanegara selalu berdatangan untuk menikmati wisata di Banjarmasin, bahkan hampir dua hari sekali pihaknya kedatangan wisman baik itu secara individu atau rombongan.

"Wisman lebih cenderung menyukai backpacker dan adventure, bahkan mereka sering tidak menggunakan baju meskipun siang hari," jelasnya.

Baca: Robby Purba Dapatkan Program Baru Setelah Tinggalkan Roy Kiyoshi di Karma ANTV

Ia melanjutkan untuk harga standar yang ditawarkan telah disepakati dengan pelaku usaha pariwisata dalam hal ini pemilik kelotok.

"Harga sudah kami sepakati apabila ketahuan memainkan harga maka akan dikenakan sanksi tegas yakni selama dua minggu tidak boleh menarik penumpang," ucapnya.

Ia menuturkan untuk harga yang disepakati bervariasi mulai Rp 5 ribu, Rp 200 ribu, hingga Rp 450 ribu, menyesuaikan rute yang dipilih.

Baca: Sikap Ustadz Abdul Somad dan Felix Siauw Saat Jokowi-Maruf Amin vs Prabowo-Sandi di Pilpres 2019

Untuk tetap menjaga agar tetap berjalan baik, pihaknya rutin mengumpulkan pelaku usaha pariwisata susur sungai untuk dilakukan pembinaan.

"Mereka kami kumpulkan atau saya yang langsung terjun ke lokasi, selain itu ada grup WhatsApp khusus para juragan kelotok," bebernya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved