Berita Balangan

Jamban Apung di Desa Panggung Dirobohkan, ini Tujuannya

Pemerintah Kabupaten Balangan, berkomitmen menghilangkan jamban apung di Sungai Balangan, hal ini dilakukan dalam

Jamban Apung di Desa Panggung Dirobohkan, ini Tujuannya
istimewa
salah satu jamban di desa panggung dirobohkan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan, berkomitmen menghilangkan jamban apung di Sungai Balangan, hal ini dilakukan dalam upaya untuk mewujudkan masyarakat sehat melalui fasilitas sanitasi layak, dan sehat, serta upaya dalam memaksimalkan pencapaian Open Defecation Free (ODF).

Program sanitasi penghilangan jamban apung di sepanjang Sungai Balangan ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Kesehatan dan jajarannya.

Seperti yang dilakukan di sepanjang sungai Desa Panggung Kecamatan Paringin Selatan beberapa waktu yang lalu.

Baca: Sikap Ustadz Abdul Somad dan Felix Siauw Saat Jokowi-Maruf Amin vs Prabowo-Sandi di Pilpres 2019

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, H Akhmad Nasa’i membenarkan adanya kegiatan pembongkaran jembatan apung.

Menurutnya, pembongkaran jamban apung di sepanjang sungai Desa Panggung Kecamatan Paringin Selatan tersebut merupakan perwujudan dari komitmen pemerintah desa, Dinas Kesehatan, Komunitas FKH Melingai Citra Sanggam dan sektor terkait.

Baca: Niat Puasa Dzulhijjah, Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah dalam Tulisan Arab dan Latin Beserta Artinya

"Kegiatan ini guna mewujudkan desa SBS, yakni dimana kondisi ketika setiap warga masyarakat tidak buang air besar sembarangan lagi," ujarnya.

Pelaksanaan kali ini dilakukan di Desa Panggung Kecamatan Paringin Selatan, dimana jamban apung milik warga di Desa Panggung harus ditiadakan dengan cara dirobohkan/dibongkar, dimana kegiatan tersebut dibantu oleh warga sekitar.

"Desa yang melaksanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan desa yang menerapkan pendekatan STBM untuk mencapai sanitasi total yang mempunyai 5 pilar, yang pilar ke (1) adalah Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) untuk mendorong kesadaran masyarakat merubah perilaku buang air besar (BAB) sembarangan menjadi BAB di jamban yang sehat," jelasnya.

Baca: Robby Purba Dapatkan Program Baru Setelah Tinggalkan Roy Kiyoshi di Karma ANTV

Lebih lanjut menurutnya, Desa Panggung sendiri telah hampir sukses melaksanakan Pilar ke (1) STBM yaitu stop BAB sembarangan karena hampir semua warga telah mempunyai wc pribadi.

Terkait pilar ke (4) STBM yaitu Pengelolaan Sampah Rumah tangga (PS-RT) di Desa Panggung kini sedang dalam tahap penyelesaian pembuatan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang akan dikelola oleh dan untuk masyarakat.

"Karena membuang air besar dan sampah di sungai merupakan mencemari lingkungan, ini program sanitasi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Balangan," tutupnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved