Berita Tabalong

NEWS VIDEO : Alat Ukur Milik Pedagang di Pasar Tanjung Diperiksa, Ini Hasilnya

Pemeriksaan alat ukur pedagang di Pasar Tanjung dilakukan Tim Pengawasan Kemetrologian Kabupaten Tabalong

Alat Ukur Milik Pedagang Di Pasar Tanjung Diperiksa, Ini Hasilnya

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pemeriksaan alat ukur pedagang di Pasar Tanjung dilakukan Tim Pengawasan Kemetrologian Kabupaten Tabalong, Senin (13/8/2018).

Tim yang turun secara acak melakukan pemeriksaan terhadap alat ukur milik pedagang, baik itu berupa timbangan maupun alat takar.

Dari pantauan banjarmasinpost.co.id, sasaran yang didatangi tim diantaranya ada pedagang emas, pedagang beras, pedagang daging, pedagang telur, pedagang ayam dan pedagang sembako.

Satu persatu alat ukur pedagang tersebut baik timbangan biasa, timbangan pegas, timbangan digital maupun literan diperiksa petugas. Pemeriksan dilakukan untuk mengetahui apakah alat ukur yang digunakan pedagang sudah menjalani tera ulang di tahun 2018.

Baca: Festival Budaya Kayutangi Dimeriahkan Penampilan 27 Sanggar di Kalsel

Baca: Jadwal Badminton Asian Games 2018 : Liliyana Natsir Pensiun Tahun Ini?

Dari hasil pemeriksaan terhadap sampel beberapa pedagang ini ternyata masih ada ditemui alat ukur yang belum ditera ulang.

Kadisperindag Tabalong, H Norzain A Yani, membenarkan, dari pemeriksaan memang ada alat ukur yang belum ditera ulang di tahun 2018.

"Dari hasil pemeriksaan masih ada yang belum ditera, alasannya karena baru beli kemudian juga ada teranya dilakukan tahun 2017, 2016, 2015. Padahal setiap tahun kita lakukan tera," katanya.

Selanjutnya terhadap alat ukur yang ditemukan belum ditera maka akan ada dijadwalkan kegiatan tera dan pedagang diminta untuk mengikutinya.

Soalnya, agar alat ukur tetap standar maka semestinya harus menjalani tera dalam setiap tahunnnya.

"Apabila masih tidak tertib juga maka bisa saja dikenakan sanksi karena ini bisa meninbulkan kerugian bagi konsumen," katanya. (banjarmasinpost.co.id /dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help