Berita Banjarmasin

Waket DPRD Kota Banjarmasin: Jika Semakin cekak, Mungkin Anggaran di Beberapa SKPD akan Dipotong

Sementara itu dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA PPAS) struktur Anggaran Pendapatan Daerah

Waket DPRD Kota Banjarmasin: Jika Semakin cekak, Mungkin Anggaran di Beberapa SKPD akan Dipotong
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sementara itu dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA PPAS) struktur Anggaran Pendapatan Daerah Kota Banjarmasin Rp 1,304 triliun.

Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan tahun ini sebesar Rp 1,5 triliun.

Penurunannya pun Rp 293,21 miliar.

Sebab, dana bagi hasil pajak dan bukan pajak dan pendapatan lain-lain yang sah berkurang sebesar 12,58 persen.

Baca: Nagita Slavina Pergoki Anaknya Memukul Pengasuh, Begini Cara Rafatar Minta Maaf

Plh Badan Keuangan daerah Kota Banjarmasin, Mahliana, mengatakan jika APBD Kota Banjarmasin tahun 2018 masih ideal.

Bahkan tidak jauh dari tahun sebelumnya.

“Ada pengurangan tapi tidak banyak,” bebernya.

Baca: Hari Kemerdekaan Indonesia, Negara Ini Juga Rayakan Kemerdekaan Tanggal 17 Agustus Nanti

Tahun ini, dari APBD Kota Banjarmasin sebesar Rp 1,5 triliun porsi untuk infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan sudah ideal.

Anggaran untuk inftrastruktur sebesar 42 persen, 35 persen untuk pendidikan, dan 12 persen untuk kesehatan, sisanya belanja pilihan dari kebutuhan penunjang seperti pertanian dan pedagangan.

“Porsi APBD Kota Banjarmasin sudah ideal. Sesuai dengan amanat UU , kesehatan minimal 10 persen, pendidikan 30 persen. Banjarmasin di atas itu,” katanya.

Baca: Kumpulan Ucapan Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2018, Kutipan Soekarno, Soeharto & Jokowi

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin yang juga anggota Badan Anggaran Kota Banjarmasin, Budi Wiyaja, mengatakan saat ini sedang dilakukan pembahasan APBD Perubahan.

Jika anggaran semakin cekak, bukan tidak mungkin anggaran di beberapa SKPD akan dipotong.

“Ya ada beberapa SKPD, yang menyisakan silpa besar itu pertama kami potong. Semua SKPD berpotensi dikurangi anggarannya,” jelasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help