Penggerebekan Densus 88 di Palangkaraya

Densus 88 dan Polda Kalteng Dalami Jaringan Terduga Teroris di Palangkaraya

Jajaran kepolisian Densus 88 Mabes Polri dan Polda Kalteng hingga, Selasa (14/8/2018) terus mendalami penangkapan Lud (45)

Densus 88 dan Polda Kalteng Dalami Jaringan Terduga Teroris di Palangkaraya
istimewa/FACEBOOK
Barbuk yang disita di rumah Lud saat penggerebekkan yang beredar di media sosial. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Jajaran kepolisian Densus 88 Mabes Polri dan Polda Kalteng hingga, Selasa (14/8/2018) terus mendalami penangkapan Lud (45) yang diduga akan melakukan penyerangan terhadap aparat di Kalteng.

Polisi terus memintai keterangan sejumlah pihak termasuk mengumpulkan alat bukti yang terkait rencana penyerangan yang dilakukan oleh Lud tersebut.

Polisi juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga akan dipakai dalamenyerang polisi.

Baca: Tetap Dukung Jokowi di Pilpres 2019, Jusuf Kalla Justru Tolak Jadi Ketua Tim Pemenangan

Baca: Kader NU Kalsel Mayoritas Dukung Jokowi-Makruf Amin di Pilpres 2019

"Ya, dia sendiri yang rencananya akan melakukan penyerangan tersebut,"ujar Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Dedy Prasetyo.

Saat ditanya terkait, apakah Lud , memiliki jaringan ketika merencanakan akan melakukan penyerangan terhadap aparat, Wakapolda , menegaskan hingga saat ini belum diketahui apakah ada jaringan atau tidak, tetapi pihaknya masih terus melakukan pendalaman.

Baca: Ini Alasan Pelatih Barito Putera Turunkan Habel saat Menjamu Persebaya Surabaya

"Itu masih kami dalami, saat ini petugas kami masih bekerja termasuk jika ada indikasi jaringan tersebut, tetapi sementara ini dia sendiri yang akan melakukan penyerangan tersebut," ujarnya lagi.

Saat ditanya sejumlah barang bukti yang diamankan polisi saat penggerebekkan di rumah Lud di Jalan Rajawali Gang Rukun, dia mengatakan, ada sejumlah panah dan busurnya termasuk paralon yang dibentuk seperti senjata."Banyak sekali barbuk yang kami sita," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved