Berita Kotabaru

Kepala Meteorologi Kotabaru Sebut Belum Terlihat Hotspot, Hujan Diprediksi Turun Enam Hari ke Depan

Sebagian besar wilayah di Kotabaru saat ini tidak berpotensi karhutla. Karena belum terlihat hotspot hingga sekarang.

Kepala Meteorologi Kotabaru Sebut Belum Terlihat Hotspot, Hujan Diprediksi Turun Enam Hari ke Depan
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Gusti Syamsir Alam, Stagen, Kotabaru Cucu Kusmayancu mengatakan, sebagian besar wilayah Kotabaru saat ini tidak berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Menurut Cucu, kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (14/8/2018), sebagian besar wilayah di Kotabaru saat ini tidak berpotensi karhutla. Karena belum terlihat hotspot hingga sekarang.

"Saat ini masih belum terlihat adanya titik api di wilayah Kabupaten Kotabaru," kata Cucu.

Meski  belum terlihat titik api di wilayah rawan karhutla. Cucu mengimbau pihak-pihak terkait tetap waspada mengingat curah hujan mulai berkurang.

Baca: Live SCTV - Ini Klasemen Grup A Asian Games 2018, Palestina Memimpin, Timnas U-23 Indonesia Kedua

Baca: Klasemen Grup A Asian Games 2018 & Jadwal Timnas U-23 Indonesia vs Palestina Live SCTV

Menurunnya curah hujan kurang dari 50mm, diperkirakan terjadi dalam 10 hari kedepan.

"Hujan masih ada dan terjadi di wilayah Kotabaru, walaupun intensitasnya rendah," jelas Cucu dikonfirmasi melalui telepon genggamnya.

Disamping itu, belum terlihat hotspot (titik panas) di wilayah Kotabaru. Terlebih yang berpotensi terjadi karhutla, dimungkinkan sudah meningkatnya kesadaran masyarakat.

Misal tidak melakukan pembakaran saat pembukaan lahan. Selain gencarnya imbauan disampaikan dari aparat setempat serta pihak terkait.

Baca: Obat Kuat Kimia Efeknya Berbahaya Bahkan Kamatian, Lebih Baik Gunakan Vitalitas Telur dan Madu

Baca: Satu Jam Setelah Minum Ramuan Balas Dendam, Rizky Langsung Kebelet

Tak hanya belum ditemukan hotspot di Kotabaru, terbantukan karena masih ada hujan intensitas sedang hingga rendah mengguyur Kotabaru dalam berapa hari terakhir sampai enam hari kedepan.

Diketahui saat ini, tidak kecuali Kabupaten Kotabaru sudah memasuki musim kemarau. Namun ditegaskan Cucu, musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan.

"Utamanya di wilayah Kabupaten Kotabaru dibagian seberang," pungkas.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help