Berita Banjarbaru

Komnas HAM Penelitian di Banjarmasin, Peneliti : Kalsel Belum Optimal Layani Disabilitas

Kalsel masih belum optimal untuk pelayanan dan pemenuhan kebutuhan bagi penyandang disabilitas.

Komnas HAM Penelitian di Banjarmasin, Peneliti : Kalsel Belum Optimal Layani Disabilitas
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Trotoar yang baru dibuat di depan Tanjung Expo Center, Mabuun, Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kalsel masih belum optimal untuk pelayanan dan pemenuhan kebutuhan bagi penyandang disabilitas.

hal itu diungkapkan Komnas HAM RI melalui tim penelitinya seusai melakukan penelitian di Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Empat orang anggota tim peneliti ini melaporkan bahwa laporan yang mereka kumpulkan nantinya akan disampaikan ke PBB dalam Konvensi Penyandang disabilitas.

Baca: Kader NU Kalsel Mayoritas Dukung Jokowi-Makruf Amin di Pilpres 2019

Salah satu peneliti Komnas HAM RI, Isneningtyas Yulianti mengatakan saat ini Pemprov Kalsel memang telah memiliki perda disabilitas namun belum terimplementasi dengan baik.

Khususnya terkait stigma disabilitas yang masih ada.

Memang ada upaya-upaya sosialisasi yang sudah dilakukan oleh Pemprov Kalsel namun program penghapusan stigma masih belum maksimal.

Baca: Rumah Pasutri Digeledah Polda Kalteng, 16 Gram Sabu Disimpan di Botol

"Kami rasa program penghapusan stigma penyandang disabilitas harus selalu ditingkatkan dan dimaksimalkan demi perlindungan pemenuhan pelayanan kepada disabilitas," jelasnya dalam pertemuan di ruang Sekdaprov Kalsel, Selasa (14/08/2018).

Bukti yang paling terlihat jelas Yulianti adalah akses jalan umum yang masih minim fasilitasi untuk disabilitas.

Selain itu akses menuju gedung dan tempat pelayanan umum juga masih minim dari pelayanan untuk disabilitas.

Baca: Kejari Banjar Siap Eksekusi Terpidana Korupsi KPU Banjar

"Penting memberikan kemudahan bagi mereka yang disabilitas karena mereka juga berhak mendapatkan fasilitas yang sama dengan yang lain," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved