B Focus Economic

Pasarkan Pupur Dingin Lewat Medsos, Pelanggan Nadiroh Banyak dari Luar Kalsel

Meskipun kemasannya sederhana dan harga murah, kini pupur dingin banyak dijual secara online di media sosial seperti Instagram.

Pasarkan Pupur Dingin Lewat Medsos, Pelanggan Nadiroh Banyak dari Luar Kalsel
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meskipun kemasannya sederhana dan harga murah, kini pupur dingin banyak dijual secara online di media sosial seperti Instagram.

Hal ini seperti dilakukan Nadiroh Alkatiri. Warga Martapura ini sudah berjualan bedak tradisional Kalsel sejak 2006, tapi kini ia membidik konsumennya melalui media sosial.

"Dulu belum terpikir jualan lewat online, tapi sekarang paling jitu membidik pasar dengan cara berjualan melalui media sosial," ujar Nadiroh.

Hasilnya sekarang, Nadiroh bisa mempunyai banyak langganan, terlebih lagi konsumen dari pulau Jawa.

Baca: Sasar Kaum Hawa, Produsen Jamu Lokal Lebarkan Sayap ke Produk Kecantikan dan Perawatan

"Orang Jawa banyak beli bedak tradisional Kalsel, dan mereka sangat suka produk daerah sini," jelasnya.

Ia melanjutkan selain itu anak muda masih banyak juga yang berminat dan membeli produk tradisional yang ia jual.

"Penjualan per hari rata-rata satu sampai tiga pak. Tapi bisa juga langsung menjual sampai 30 pak," bebernya.

Baca: Ini Syarat-syarat Binatang Sah dan Layak Dijadikan Hewan Kurban Saat Hari Raya Idul Adha 2018

Harga pupur dingin yang ia tawarkan Rp 10 ribu satu pak dan berisi tiga bungkus pupur dingin.

Selain menjual pupur dingin, Nadiroh juga menjual pupur rastung untuk jerawat dan lulur tradisional Sari Pengantin, yang memiliki tiga varian yakni kuning, putih susu, dan hitam cingkaruk.

Harga lulur satu pak isi tiga bungkus itu Rp 15 ribu, pupur rastung buat jerawat juga satu pak isi tiga bungkus itu Rp 15 ribu.

Baca: Sindiran Deddy Corbuzier Usai Hitam Putih Trans7 Ditegur KPI Terkait Pernikahan Dini di Tapin Kalsel

Omzet yang didapat dalam sebulan, sekitar Rp 500 ribu.

Sedangkan konsumen pupur tradisional Kalsel, Rinda Tri Atmasari, mengaku suka karena terbuat dari bahan alami sehingga aman.

Warga asal Mojokerto, Jawa Timur ini sudah cukup lama menggunakannya.

Rinda mengaku biasanya ia menggunakan pupur dingin dalam seminggu dua sampai empat kali.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help