Berita Banjar

Sekretaris PT BIM Pun Penuhi Panggilan Kejari Banjar

Sekretaris PT Banjar Intan Mandiri (BIM) berinisial MP memenuhi undangan Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, Selasa (14/8).

Sekretaris PT BIM Pun Penuhi Panggilan Kejari Banjar
banjarmasin post group/ hasby suhaily
SY saat menjalani pemeriksaan di ruang Kasipidsus Kejari Banjar, Jaksa Fungsional, Syaiful Bahri meminta keterangan, Selasa (14/8). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Mengenakan pakaian ungu, Sekretaris PT Banjar Intan Mandiri (BIM) berinisial MP memenuhi undangan Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, Selasa (14/8).

Melalui Bidang Pidana Khusus, melakukan penyelidikan penyertaan modal APBD Kabupaten Banjar kepada perusahaan daerah itu sebesar Rp 5 miliar.

Tidak hanya Sekretaris, Tim Pidsus Kejari Banjar juga memanggil inisial D dan Kepala Bagian Umum PT BIM berinisial YS.

Baca: Kader NU Kalsel Mayoritas Dukung Jokowi-Makruf Amin di Pilpres 2019

Namun yang memenuhi undangan hanya MP dan Pukul 14.00 wita, nampak MP keluar dari ruang Kasi Pidsus dan masuk ke ruang Penyidikan Tipikor. Pemeriksaan berlangsung tertutup, nampak jaksa fungsional Syaiful Bahri dan Gilang Pramajasa, Ari Zaki Prasetya turut meminta keterangan.

Pukul 17.30 wita, baru selesai pemeriksaan inisial D dan MP, keduanya kompak begitu pulang enggan memberikan komentar apa-apa, hanya kompak agar menanyakan kepada direktur utama PT BIM, A Yahni.

Baca: HUT Kemerdekaan RI Ke-73, Ini Tips Agar Tidak Pingsan Saat Upacara Bendera Kemerdekaan RI

Sedangkan YS hingga petang masih menjalani pemeriksaan di ruang Kasipidsus Kejari Banjar. Jaksa Fungsional, Syaiful Bahri yang bertugas meminta keterangan Bagian Umum di PT BIM tersebut.

“Silakan tanyakan kepada Pak Yahni saja, saya nanti kalau salah berkomentar,” pungkasnya.

Direktur Utama PT BIM, Ahmad Yahni ketika kembali dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (14/8) tidak aktif. Dirinya sebelumnya sudah dimintai keterangan pada Senin (13/8).

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia 2018, Pas Untuk Sosial Media Instagram & Whatsapp

Direktur Utama PT BIM, Ahmad Yahni sebelumnya membenarkan dirinya memenuhi undangan dari Kejari Kabupaten Banjar. Pertanyaan seputar penyertaan modal dari pemerintah kabupaten untuk PT BIM.

“Sudah kami jelaskan seputar penyertaan modal, namun jumlah pertanyaannya saya lupa tadi. Kami bekerja sesuai prosedur, dan dapat penyertaan modal digunakan untuk usaha angkutan batu baru,” katanya.

Baca: Penyanyi Citra Skolastika Caleg DPR dari Jabar, Saingannya 9 Artis, Giring Nidji ke Nurul Arifin

Dia juga menjelaskan, PT BIM juga sudah memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah dua kali. PT BIM sejak 2008 sampai beberapa tahun tidak ada usaha, kemudian pada 2013 memulai usaha angkutan dengan sistem sewa.

AY membantah dugaan adanya mobil aset PT BIM yang dipindahtangankan menjadi mobil pribadi para jajaran direksi. Dirinya secara tegas siap mempertanggungjawabkannya. (banjarmasinpost.co.id/Hasby Suhaily)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help