Berita Hulu Sungai Tengah

Apel Besar Kesiapan Antisipasi Karhutla, Pemkab HST Undang Para Petani

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), melaksanakan apel besar melibatkan semua intansi terkait di Lapangan Dwiwarna Barabai.

Apel Besar Kesiapan Antisipasi Karhutla, Pemkab HST Undang Para Petani
istimewa
Kapolres HST dan Plt Bupati HST mengecek kesiapan perlengkapan transportasi dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Mengantisipasi dan upaya mencegah  bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah kabupaten HST, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), melaksanakan apel besar melibatkan semua intansi terkait di Lapangan Dwiwarna Barabai.

Tak hanya dari Pemkab HST, tapi juga melibatkan unsur TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, Tagana, Balakar 654 Murakata.

Juga  mahasiswa, pelajar, pemuda Penyuluh Pertanian se HST, Tim Kesehatan PSC 119 Murakata, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, serta para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) HST.

Baca: Live Streaming Timnas Indonesia U-23 vs Palestina Live SCTV, Asa ke Puncak Grup A Asian Games 2018

Baca: Jadwal Live Trans7 MotoGP Inggris 2018 - Valentino Rossi Masih Percaya Tim Yamaha

Kepala BPBD HST Ali Fahmi, Rabu (15/8/2018) dalam laporannya mengatakan, jumlah peserta apel besar kesiapsiagaan bencana karhutla melibatkan 530 peserta.  

Adapun yang diperlukan dalam menangani bencana karhutla, kata Ali adalah komitmen semua pihak termamsuk masyarakat dalam upaya mencegah dengan melakukan tindakan nyata.

Dilibatkannya unsure petani dari  KTNA dan  Penyuluh Pertanian se HST, jelas dia karena dari pengalaman beberapa waktu yang lalu, jika terjadi karhutla, yang terbakar pasti lahan pertanian.

Baca: Cerita Luhut Saat Jokowi Lebih Pilih Mahfud MD Ketimbang Maruf Amin untuk Cawapres di Pilpres 2019

“Ini artinya para petani serta pemilik lahan pertanian juga turut berupaya mencegah dan memahami dampak yang ditimbulkan,”katanya.

Para penyuluh pertanian,  juga harus aktif menyosialisasikan bahaya karhutla ini. Terutama dalam hal pembukaan lahan pertanian disosialisasikan bahwa membersihkan lahan dengan cara membakar, dengan tujuan mengurangi biaya  melanggar aturan.

Menurut Ali, penyuluh harus memberikan peyadaran, banyak cara lain membuka lahan secara ramah lingkungan.

Baca: Reaksi Hasto Saat Maruf Amin Disebut Mahfud MD Ancam Jokowi Tentukan Cawapres Pilpres 2019

Sementara, Plt Bupati HST H A Chairansyah mengatakan, sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka melakukan pencegahan secara dini penting dilakukan.

“Apel besar gabungan dan gelar pasukan ini gunanya untuk memastikan bahwa HST secara menyeluruh siap siaga dalam menangani bencana karhutla dan akibat yang ditimbulkannya,” katanya.

Baca: Ribuan Jemaah Putihkan Lapangan Murdjani Tunggu Kedatangan Ustadz Abdul Somad

Apel besar dalam rangka mencegah Karhutla dan tata cara penanggulakngannya tersebut juga dihadiri Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo dan Komandan Kodim 1002 Barabai Letkol Infanteri Nur Rohman Zein.  

Sebelumnya  BPBD HST telah mendirikan posko tim terpadu untuk di samping halaman kantor Bupati HST.Juga telah melaksanakan rakor terpadu untuk menyamakan visi dan misi serta persepsi dalam upaya pencegahan dan penanganan jika terjadi bencana tersebut serta dampaknya.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved