Idul Adha 2018

Ini Dzikir di Antara Takbir Shalat Id atau Shalat Idul Adha Bahasa Arab dan Indonesia dan Artinya

Di 2018 ini, umat Islam Indonesia dipastikan bakal melaksanakan salat hari raya Idul Adha pada 22 Agustus nanti.

Ini Dzikir di Antara Takbir Shalat Id atau Shalat Idul Adha Bahasa Arab dan Indonesia dan Artinya
Hari widodo
Ilustrasi - Jemaah shalat Idul Fitri 1439 H Masjid Alkaromah, Martapura, Jumat (15/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Di 2018 ini, umat Islam Indonesia dipastikan bakal melaksanakan salat hari raya Idul Adha pada 22 Agustus nanti.

Salatnya biasa disebut Shalat Id.

Pelaksanaannya mirip saja dengan Shalat Id pada hari raya Idul Fitri, hanya berbeda pada niatnya.

Idul Adha biasa disebut juga sebagai Hari Raya Qurban karena umat Islam yang mampu dan berkeinginan berkurban bakal menyembelih hewan untuk dibagikan ke kaum duafa di hari spesial ini.

Diawali oleh pelaksanaan Shalat Id di pagi harinya, biasanya ada beberapa amalan yang bisa dilakukan saat pelaksanaan salat tersebut.

Baca: Live Streaming SCTV Timnas U-23 Indonesia vs Palestina Asian Games 2018, Live Vidio.com

Baca: LIVE SCTV! Link Live Streaming SCTV Timnas U-23 Indonesia vs Palestina di Asian Games 2018

Baca: Hasil Timnas U-23 Indonesia vs Palestina di Asian Games 2018 : Skor 1-1 Sementara, Hukuman Penalti

Baca: 20 Ucapan (Kata-kata) Selamat HUT Kemerdekaan RI (Hari Kemerdekaan Indonesia), 17 Agustus 2018

Baca: Masih Berlangsung! Live TVRI Arab Saudi vs Iran di Asian Games 2018, Live Streaming Vidio.com

Baca: Sholat Idul Adha 2018 di Masjid, Dianjurkan Laksanakan Shalat Tahiyatul Masjid, Ini Niatnya

Baca: Ustadz Abdul Somad Berbagi Amalan Sunah di Bulan Dzulhijjah yang Bisa Dikerjakan, Ini Paling Utama

Di antaranya adalah mengucap takbir.

Selama dua rakaat Shalat Idul Adha ini ada 12 kali takbir yang diucapkan dan di antara takbir-takbir itu ada bacaan khusus yang harus dibaca oleh makmum.

Menurut artikel yang diterbitkan di situs Nahdlatul Ulama, NU Online pada Kamis (31/8/2017), kita dianjurkan bertakbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama sembahyang Id setelah takbiratul ihram dan doa iftitah, sebelum membaca Surat Al-Fatihah.

\Sementara pada rakaat kedua kita dianjurkan bertakbir sebanyak lima kali.
Jadi, total keseluruhan takbirnya ada 12 kali.

Baca: Sholat Idul Adha 2018 di Masjid, Dianjurkan Laksanakan Shalat Tahiyatul Masjid, Ini Niatnya

Baca: Tata Cara, Keutamaan dan Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah Menjelang Hari Raya Idul Adha 2018

Adapun jeda di antara takbir satu dengan yang lain kita dianjurkan untuk membaca zikir berikut ini.

سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ

Subhânallâh, walhamdulillâh, walâ ilâha illallâh, wallâhu akbar, wa lâ haula walâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil azhîm.

Artinya, “Mahasuci Allah, segala puji bagi-Nya, tiada Tuhan selain Dia, Allah Maha Besar dan tiada daya serta upaya selain berkat pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

Bacaan ini disarikan dari Busyral Karim halaman 355 karya Syekh Sa‘id bin Muhammad Ba‘asyin.(banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help