Berita Banjarbaru

Marak Pencurian Listrik, PLN Wilayah Kalselteng Lakukan Ini

Maraknya penggunaan listrik ilegal mengharuskan PLN Wilayah Kalselteng terus melakukan upaya penertiban pemakaian tenaga listrik.

Marak Pencurian Listrik, PLN Wilayah Kalselteng Lakukan Ini
istimewa
Gelar Alat Tim Pekerjaan Pemborongan (PP) Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Maraknya penggunaan listrik ilegal mengharuskan PLN Wilayah Kalselteng terus melakukan upaya penertiban pemakaian tenaga listrik.

Penggunaan listrik ilegal selain membahayakan keselamatan umum juga merupakan tindakan terlarang.

Penggunaan listrik ilegal masuk dalam kategori pencurian listrik. Aksi ini biasanya dilakukan dengan menggunakan perangkat yang tidak sesuai dengan ketentuan keselamatan ketenagalistrikan atau merubah peralatan dari PLN. Hal tersebut tentunya berpotensi mengancam jiwa yang berada disekitar tempat listrik diperoleh secara ilegal.

“Pencurian listrik biasanya dilakukan dengan menarik kabel langsung dari tiang listrik dengan kabel yang tidak sesuai standar keselamatan. Hal ini sangat berpotensi menimbulkan hubungan arus pendek listrik yang bisa mengakibatkan kebakaran," ujar Manajer Teknik PLN Wilayah Kalselteng, Joharifin.

Sebagai bentuk upaya menurunkan tindakan ilegal tersebut, PLN Wilayah Kalselteng melaksanakan Gelar Alat Tim Pekerjaan Pemborongan (PP) Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) yang dilakukan serentak di 5 lokasi berbeda yaitu Banjarbaru, Barabai, Kuala Kapuas, Kotabaru dan Palangkaraya, Kamis (2/8).

Gelar Alat tersebut diikuti oleh 39 Tim PP P2TL dari PT Data Energi Infomedia (PT DEI) yang merupakan perusahaan Mitra Kerja PLN untuk Pekerjaan P2TL. Tim-tim tersebut berasal dari berbagai wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Gelar Alat ini dilangsungkan PLN untuk melihat kesiapan peralatan maupun personil Tim PP P2TL yang hadir.

“Sebagai Mitra PLN, Tim PP P2TL bertugas melakukan penindakan terhadap penyalahgunaan pemakaian tenaga listrik bekerja sama dengan Polda dan Polres setempat. Pelanggaran kelistrikan tidak hanya bisa menimbulkan kerugian finansial bagi Negara tetapi juga bisa membahayakan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/sofyar redhani)

Penulis: Sofyar Redhani
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved