Ombak-ombak di Pantai ini Membentuk Pola yang Indah, Bahkan Menjadi Misteri Bagi Para Ilmuwan

Tuhan menciptakan alam dengan segala keindahan dan misterinya, bahkan terkadang di luar nalar manusia

Ombak-ombak di Pantai ini Membentuk Pola yang Indah, Bahkan Menjadi Misteri Bagi Para Ilmuwan
Dr Stanislav Shmelev
Beach Cups di Pantai Dorset, Inggris. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tuhan menciptakan alam dengan segala keindahannya, bahkan terkadang di luar nalar manusia.

Begitu juga yang terjadi dengan pola-pola ombak di beberapa pantai ini.

Fenomena pola aliran ombak yang misterius nan indah ini disebut beach cusps, yang menjadi misteri bagi para ilmuwan selama bertahun-tahun.

Beach cusps
Beach cusps (coastal care)

Beach cusps adalah formasi ombak di garis pantai yang membentuk tonjolan dan cekungan yang terlihat sama dan rapi.

Baca: Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah Menjelang Hari Raya Idul Adha 2018, Ini Tata Cara dan Keutamaannya

Tonjolan ini membawa kerikil atau bahan yang kasar sementara bagian cekungnya membawa sedimen yang lebih halus.

Para ilmuwan mencoba cara untuk menjelaskan fenomena ini, setidaknya ada dua teori yang dikenal yakni Satnding Edge dan Self-Organization.

Baca: Kebohongan Ludwig Franz Dibongkar Ayah Jessica Iskandar : Dia Itu Enggak Mau Namain Ludwig

Teori Standing Edge menjelaskan adanya hubungan atau interaksi gelombang normal yang mendekati pantai dengan gelombang yang berdiri sehingga berbentuk tegak lurus.

Beach cusps
Beach cusps (coastal care)

Interaksi antara dua gelombang ini memungkinkan terbentuknya pola aliran yang tetap.

Sementara itu, teori Self-Organization mengklaim bahwa pola ombak tersebut terbentuk dari hasil gelombang yang tetap.

Baca: Lowongan Kerja BUMN, PT Pelni - Berikut Cara Mendaftar, Posisi yang Dicari dan Persyaratannya

Gelombak ombak yang terus menerus mengalir dan menghantam pasir dari waktu ke waktu sehingga terbentuk pola yang naik turun seperti kurva yang rapi.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help