Yayasan Adaro Bangun Negeri

73 Tahun Indonesia “Kerja Kita Prestasi Bangsa”

Adaro melakukan efisiensi biaya yang ketat sehingga bisa bertahan di tengah penurunan harga, dan menjadi one of the lowest cost producer.

73 Tahun Indonesia “Kerja Kita Prestasi Bangsa”
YABN
PT Adaro Indonesia 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Di tengah rontoknya beberapa perusahaan batu bara yang disebabkan anjloknya harga, Adaro tetap bertahan untuk membuktikan bahwa kita mampu untuk survive dan tidak merumahkan putra putri Indonesia (pekerja).

Adaro melakukan efisiensi biaya yang ketat sehingga bisa bertahan di tengah penurunan harga, dan menjadi one of the lowest cost producer.

Pada saat harga batubara membaik, Adaro terus berkembang dan menjadi pembayar pajak terbesar. Direktorat Jenderal Pajak (DJP), memberikan apresiasi dan penghargaan Country Contributor Awards kepada PT Adaro Indonesia, sebagai salah satu Wajib Pajak (WP) pembayar pajak terbesar.

"Sebagai perusahaan nasional, Adaro berkomitmen untuk berkontribusi bagi pembangunan dan kemajuan ekonomi Indonesia melalui pajak dan royalti” kata Garibaldi Thohir.

73 tahun Indonesia merdeka, namun perjuangan untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang terdepan masih menghadapi tantangan. Melalui program "Adaro Nyalakan Ilmu", program Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp 1,1 triliun ini menjadi komitmen Adaro untuk terlibat aktif dalam pembangunan nasional.

Kegiatan pembinaan pendidikan usia dini, pendidikan vokasi, pelatihan vokasi, Technology-based Educational Community of Practice (TECP) dan beasiswa Adaro Bright Future Leader (ABFL), menjadi program-program unggulan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas generasi bangsa di bumi Kalimantan.

Adaro, yang semula hanya berpegang pada bisnis inti tambang batubara, kini melakukan ekspansi ke sektor lain dengan membangun delapan pilar ekspansi bisnis, yaitu: Adaro Mining, Adaro Services, Adaro Logistics, Adaro Power, Adaro Land, Adaro Water, Adaro Capital, dan Adaro Foundation. Pilar-pilar tersebut menjadi modal bagi Adaro untuk bisa bertahan dan terus berjalan di tengah kondisi ekonomi global, agar nantinya mampu mengibarkan kejayaan Indonesia dimata dunia. (*/AOL)

Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help