Serambi Ummah

Idul Adha 2018 - Inilah Rukun-rukun Khutbah Sholat Id Saat Hari Raya yang Dilakukan Khatib

Hari raya Idul Adha 2018 ini biasanya diawali dengan pelaksanaan shalat Id atau sholat Idul Adha 2018.

Idul Adha 2018 - Inilah Rukun-rukun Khutbah Sholat Id Saat Hari Raya yang Dilakukan Khatib
banjarmasinpost.co.id/m rifqi ihsani
Warga Banjarmasin menunaikan Salat Id di Masjid Al-Mujahiddin Jl Belitung Darat, Banjarmasin, Sabtu (4/10/2014) 

Mereka berhak mendengarkan khutbah, melantunkan takbir, doa atau dzikir lainnya.

Dalam kitab al-Fiqh al-Manhajî ‘ala Madzhabil Imâm asy-Syâfi‘î karya Musthafa al-Khin, Musthafa al-Bugha dan 'Ali asy-Asyarbaji diterangkan bahwa berbeda dari shalat Jumat, khutbah pada shalat Id dilaksanakan setelah shalat dua rakaat usai, bukan sebaliknya.

Baca: Sholat Idul Adha 2018 di Masjid, Dianjurkan Laksanakan Shalat Tahiyatul Masjid, Ini Niatnya

Hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim menjelaskan bahwa Nabi Muhammad, Abu Bakar dan Umar bin Khattab juga menunaikan dua shalat Id sebelum khutbah.

Hukum khutbah dalam shalat Id memang sunah, namun ketika dikerjakan ia harus tetap memenuhi rukun khutbah.

Rukun khutbah pada shalat Id tidak berbeda dari rukun khutbah pada shalat Jumat, yakni memuji Allah, membaca shalawat, berwasiat tentang takwa, membaca ayat Alquran pada salah satu khutbah, serta mendoakan kaum Muslimin pada khutbah kedua.

Khatib yang disyaratkan berdiri (bila mampu) saat berkhutbah disunahkan menyela kedua khutbah dengan duduk sebentar.
Hal ini sebagaimana diungkap dalam hadits Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah yang berkata:

السنة أن يخطب الإمام في العيدين خطبتين يفصل بينهما بجلوس

“Sunnah seorang Imam berkhutbah dua kali pada shalat hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) dan memisahkan kedua khutbah dengan duduk.” (HR Asy-Syafi’i).

Pada khutbah pertama khatib disunahkan memulainya dengan membaca takbir hingga sembilan kali, sedangkan pada khutbah kedua membukanya dengan takbir tujuh kali.

Saat khutbah berlangsung, jamaah diperintahkan untuk tenang, mendengarkannya secara seksama, agar memperoleh proses kesempurnaan shalat Id. (banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help