Berita Kabupaten Banjar

Kejari Banjar Soal Dugaan Kunker Fiktif Anggota DPRD Banjar: Belum Ada Tersangka

sampai sekarang perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan. Disebutkannya pula belum ada penetapan tersangka.

Kejari Banjar Soal Dugaan Kunker Fiktif Anggota DPRD Banjar: Belum Ada Tersangka
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Kepala Kejari Banjar, Muji Murtopo (kanan) didampingi Kasipidsus, Tri Taruna Fariadi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA —- Lama tidak terdengar perkembangan kasus dugaan perjalanan dinas Anggota DPRD Kabupaten Banjar fiktik, Kejaksaan Negeri Banjar ternyata ‘tiarap’. Tahap kasus tersebut masih jalan ditempat di penyidikan yang ditetapkan sejak 2017 lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, Muji Murtopo mengatakan, sampai sekarang perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan. Disebutkannya pula belum ada penetapan tersangka.

Diungkapkannya, sementara waktu pihaknya callingdawn dulu untuk mengusut kasus dugaan perjalanan fiktif anggota DPRD Kabupaten Banjar. Dikarenakan mensukseskan pemilu legislatif 2019.

“Perlu dikaji juga bahwa ada aturan SOP terkait tahun pileg, pilkada maka calling down dulu. Karena bagaimanapun biaya pileg atau pilkada costnya besar,” katanya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Liga Inggris Pekan 2 Minggu Ini -Chelsea vs Arsenal Live RCTI

Seusai pemunahan barang bukti di halaman Kejari Banjar, Muji juga mengungkapkan, sesuai SOP tersebut maka tentunya ada perhatian khusus agar tidak mengganggu agenda nasional tersebut dengan proses-proses penindakan hukum.

Ditanya lebih lanjut terkait kelengkapan alat bukti, Muji Murtopo mengungkapkan pihaknya belum bisa menjawab. Kembali dirinya menegaskan situasi kondisi sosial masyarakat masih dalam kegiatan pileg dan pihaknya turut mensukseskan pesta demokrasi di Kabupaten Banjar.

Adapun kasus perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Banjar bergulir sejak 2015-2016, naik ke tahap penyidikan pada Februari 2017. Terkuak saat melakukan perjalanan dinas ke Surabaya, ada sejumlah modus diantaranya adalah perjokian kunker.

Kasus ini sendiri merupakan warisan dari Kasipidsus terdahulu yaknk , Budi Muklis yang kini menjabat Kasipidum Kejaksaan Banjarbaru.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Liga Inggris Pekan 2 Minggu Ini -Chelsea vs Arsenal Live RCTI

Ketua DPRD Banjar, H Rusli seusai menghadiri Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-68 ketika ditanya terkait permasalahan tersebut, memilih enggan berkomentar. Dia beralasan, tidak ingin merusak suasana bahagia ditengah Hari Jadi Kabupaten Banjar.

Terpisah, untuk tahapan Pileg 2019 KPU Banjar pada 12 Agustus sampai 14 Agustus sudah mengumumkan DCS anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan persentase keterwakilan perempuan. Pada 12 Agustus sampai 21 Agustus masa masyarakat menyampaikan masukan, tanggapan dan laporan terkait bacaleg terkait kasus korupsi, narkoba dan pelecehan seksual terhadal anak.

“Sampai hari ini belum ada laporan masyarakat,” ucap Anggota KPU Kabupaten Banjar, M Zain, Kamis (16/8). (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved