Ekonomi dan Bisnis

Masih Minim, BEI Akan Genjot Literasi Pasar Modal di Kalangan TNI Polri

Dijelaskan Kepala Kantor BEI Kalsel, Yuniar, saat ini jumlah investor lokal Kalsel dari kalangan TNI dan Polri masih sangat kecil.

Masih Minim, BEI Akan Genjot Literasi Pasar Modal di Kalangan TNI Polri
banjarmasinpost.co.id/acm
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Banjarmasin di Jalan A Yani kilometer 2 Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) diramaikan para investor bertransaksi saham seraya berkonsultasi dengan para analis sekuritas, Rabu (7/2/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dengan misi perluas segmen investor pasar modal di Kalimantan Selatan (Kalsel), Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalsel bidik kalangan TNI dan Polri.

Dijelaskan Kepala Kantor BEI Kalsel, Yuniar, saat ini jumlah investor lokal Kalsel dari kalangan TNI dan Polri masih sangat kecil.

"Tahun ini masih sangat minim kisaran di bawah 5 persen, jadi kami mau ajak lebih aktif lagi," kata Yuniar.

Baca: Najwa Shihab Tak Selamanya Sukses, 9 Tahun Lalu Gagal Membujuk Tokoh Ini ke Mata Najwa

Walaupun mengaku tidak akan fokus untuk langsung menggenjot inklusi, Yuniar berharap setidaknya bisa tingkatkan literasi pasar modal di segmen ini.

Hal ini tentu juga dilakukan untuk genjot jumlah single investor identification (SID) Kalsel dimana saat ini masih di dominasi investor segmen karyawan swasta dan mahasiswa.

Baca: Sandiaga Uno Punya Kekayaan Capai Rp 5 Triliun, Masuk Daftar Orang Terkaya Indonesia

Pada per 31 Juli 2018 meningkat sebesar 23,19 persen sejak akhir Tahun 2017 lalu menjadi 6.638 SID.

Dari jumlah ini, porsi jumlah SID di Kalsel sebesar 0,9 persen dari total jumlah SID nasional sebanyak 726.160.

Kota Banjarmasin masih menjadi penyumbang investor terbesar dengan jumlah 3.476 yang juga meningkat sebesar 19 persen sejak akhir Tahun 2017.

Baca: Populernya Deen Assalam yang Dinyanyikan Nissa Sabyan Gambus, Ini Kord Gitar dan Lirik Lengkapnya

Dijelaskan Kepala Pengembangan Wilayah Area II Bursa Efek Indonesia (BEI), Nur Harjantie, walaupun secara umum belum menjadi yang terbaik, namun Ia melihat ada potensi pertumbuhan yang baik di Kalsel.

"Memang secara jumlah maupun nilai transaksi belum yang terbaik, tapi melihat interaksi dan keaktifan para investor di sini sangat menggembirakan dan berpotensi terus berkembang pesat," kata Sri Harjantie. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved