Berita Banjar

Murid Madrasah di Jambuburung Terhibur Kedatangan Perpustakaan Keliling

Pusling merambah Madrasah Ibtidaiyah Hidayatudinniyah di Jalan Jambu Burung Keramat, Desa Jambu Burung, Kecamatan Beruntungbaru, Banjar.

Murid Madrasah di Jambuburung Terhibur Kedatangan Perpustakaan Keliling
istimewa

alan sempit, Jembatan Lapuk Tetap Dilintasi Demi Sajikan Pengetahuan Untuk Tunas Bangsa

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dua mobil perpustakaan keliling (pusling) dari Perpustakaan Palnam setiap hari melayani anak-anak sekolah di beberapa penjuru Banua, meskipun sekolah tersebut sulit didatangi karena kondisi jalan.

Seperti halnya Kamis (16/8), pusling merambah Madrasah Ibtidaiyah Hidayatudinniyah di Jalan Jambu Burung Keramat, Desa Jambu Burung, Kecamatan Beruntungbaru, Kabupaten Banjar.

Akses menuju ke sekolah tersebut jalan tanah yang sempit hanya muat satu mobil, kiri kanannya persawahan, demikian pula jembatannya kecil tanpa pagar berlantai kayu hampir lapuk.

Baca: Alumni Lemhannas PPSA XXI Dukung Gerakan Bumi Sebagai Rumah Bersama

Murid di sekolah swasta itu hanya 75 orang. Melihat pusling parkir, seketika para murid bergegas mendatangi dan memilih buku yang ingin dibaca.

M Salman Mizan SPd, Pengelola Madrasah Ibtidaiyah Hidayatudinniyah, menyatakan kedatangan Pusling ke sekolah memotivasi minat baca peserta didik ke depannya. Karena pentingnya banyak membaca.

Baca: Timnas U-23 Indonesia vs Laos Asian Games 2018 - Live Streaming SCTV, Head to Head & Prediksi Skor

"Semoga kegiatan ini tidak hanya ada di perkotaan saja, melainkan di daerah pedesaan pula," harapnya.

Sebelumnya Selasa (13/8), pusling juga melayani anak-anak sekolah di Astambul dan Sungkai, Kabupaten Banjar, yaitu Madrasah Tsanawiyah Al Fattah dan SDN Sungkai 1.

Baca: Cara Penulisan Ucapan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2018 yang Benar, Bukan Dirgahayu HUT RI ke 73

Kemudian pusling juga merambah ke SDN Awang Bangkal Barat, Kec Karang Intan, Kab Banjar.

Setiap kali pusling datang ke sekolah, anak-anak selalu antusias dan saling berebut mendapatkan buku bacaan.

Baca: Ada Kendaraan Lapis Baja di Depan QMall, Ada Apa?

Kepala Dispersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie, mengatakan, pihaknya memang setiap hari melayani anak sekolah di kawasan mana saja apalagi desa terpencil.

"Kami tidak peduli jalan dilintasi apakah kecil, rusak, begitu juga jembatannya, terpenting bisa menyajikan pengetahuan kepada tunas-tunas bangsa di perdesaan," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved