Berita Kalteng

Pelajar yang Narkoba di Palangkaraya Suka Ngamuk ke Orangtua Bila Tak Diberi Uang

Terungkapnya tiga orang pelajar di salah satu SLTA di Palangkaraya yang positif menggunakan narkoba mengagetkan orangtuanya.

Pelajar yang Narkoba di Palangkaraya Suka Ngamuk ke Orangtua Bila Tak Diberi Uang
banjarmasin post group/ faturahman
Kepala BNN Kota Palangkaraya, M Soedja'i, saat memberikan peringatan keras untuk tiga pelajar yang urinnya mengandung amphitamin atau sabu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Terungkapnya tiga orang pelajar di salah satu SLTA di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, saat pemeriksaan urin yang dilakukan BNN Kota Palangkaraya, Kamis (16/8 /2018) positif menggunakan narkoba jenis sabu, mengagetkan orang tuanya.

IR (34) salah satu orang tua pelajar dari tiga siswa yang dalam pemeriksaan urine yang dilakukan BNN Kota Palangkaraya, sebagai pengguna Narkoba jenis Sabu, menceritakan kelakuan anaknya dalam beberapa minggu ini memang tidak wajar.

"Dia anak kedua dari tiga bersaudara, memang belakangan sering minta uang kepada saya, padahal uang jajannya sudah dikasih Rp50 ribu perhari untuk makan dan jajan di sekolah, tapi kadang masih kurang," ujarnya kepada Tribun Kalteng.com.

Baca: BNN Rehabilitasi Pelajar Palangkaraya yang Kedapatan Positif Narkoba

Dikatakan dia, jika tidak diberikan uang anak lelakinya tersebut biasanya marah dan mengamuk serta sering keluar tanpa memberitahukan tempat tujuannya.

"Dia marah besar jika tidak dikasih uang, meski sudah dikasih uang Rp 50 ribu untuk jajan, masih saja minta uang tambahan untuk alasan motor rusak atau alasan lainnya, saya memang sempat curiga,"ujarnya.

Baca: Urine 3 Pelajar di Palangkaraya Positif Mengandung Narkoba, Ini yang Dilakukan BNN

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Slamet Winaryo, mengatakan, agar pengelola sekolah dan orangtua siswa untuk benar-benar memperhatikan siswa dan anak-anaknya agar tidak salah dalam bergaul.

"Awasi benar-benar anak didik kita, jangan berikan waktu kosong untuk mereka bermain untuk hal-hal yang negatif, berikan mereka kesibukan disekolah semisal ekskul agar tidak melakukan hal negatif," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved