Berita Batola

Peringatan 17 Agustus, Lapas Kelas II B Marabahan Bebaskan Empat Napi

Empat napi akan dibebaskan dari lapas pada perayaan HUT ke-73 kemerderkaan RI yang jatuh pada besok Jumat (17/8/18) pagi.

Peringatan 17 Agustus, Lapas Kelas II B Marabahan Bebaskan Empat Napi
banjarmasin post group/ edi nugroho
Kepala Lapas Kelas II B Marabahan Kabupaten Batola, Moch Muhidin, memberi pengarahan kepada empat narapidana yang bakal dibebaskan pada perayaaan HUT ke-73 proklamasi RI, Kamis (16/8/18) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Empat narapidana lembaga pemasyarakatan (lapas) Lapas Kelas II B Marabahan Kabupaten Batola benar-benar beruntung. Mereka akan dibebaskan dari lapas pada perayaan HUT ke-73 kemerderkaan RI yang jatuh pada besok Jumat (17/8/18) pagi.

Keempat napi tersebut adalah Akmad Gazali, Alfin Aditama, Hasan Husni dan Mangapul. Mengapu salah satu terpidana korupsi di Kabupaten Batola, bersyukur karena pada peringatan HUT kemerdekaan RI bisa menghirup udara bebas keluar.

Baca: Mampu Habiskan Bolu Sepanjang 34,5 Meter, Dapat Hadiah Umrah

“Saya bersyukur bisa berkumpul dengan keluarga lagi,” kata Mangapul saat menerima pengarahan dari Kepala Lapas Batola Moch Muhidin, Kamis (16/8/18).

Kepala Lapas Batola Moch Muhidin, menjelaskan saat ini 115 napi di kabupaten setempat yang akan mendapatkan remisi karena sejumlah pertimbangan seperti berkelakuan baik, tidak melanggar aturan, memang sudah waktunya mendapatkan remisi.

“Selama setahun itu ada penilaian terhadap perilaku para napi seperti ketaatan ikut salat berjemaah dan ikut dalam pembinaan pemberian ketrampilan kerja,” katanya.

Baca: Live Trans7! Jadwal MotoGP Inggris 2018 - Maverick Vinales Akui Suka Sirkuit Silverstone, Tapi

Menurutnya, tingkatan remisi tahanan itu bervariasi seperti 15 hari, satu bulan, dua bulan, tiga bulan atau empat bulan. Ada juga remisi jenis R-1 dan remis jenis R-2. Jika napi mendapatkan remisi jenis R-2, maka yang bersangkutan langsung bebas pada 17 Agustus ini.

“Sebenarnya ada lima orang napi yang akan dibebaskan pada 17 Agustus ini. Namun ada satu napi yang belum bisa dibebaskan karena harus membayar subsider,” katanya.

Dijelaskannya, napi yang akan mendapatkan remisi itu bervairasi dalam berbagai kasus seperti narkoba, pembunuhan, pencurian, penganiyaaan hingga korupsi.

Baca: NEWS VIDEO : Semarak Malam Tahapan Persiapan Tujuh Belas Agustus (Taptu) di Banjarmasin

Para napi yang akan dibebebaskan selama di lapas sudah mendapatkan bekal pembinaan rohani, dan ada pelatihan ketrampilan seperti pertukangan hingga pertanian.

“Setelah kelaur dari lapas, kita harapkan para napi yang bebas itu bisa menjadi orang baik dan bisa kembali ke masyarakat. Sebisa mungkin bisa mencari rezeki yang halal dengan berbekal ketrampilan yang diberikan,” harap Muhidin.

(banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved