Banjarmasin Darurat Limbah Medis

RS Anshari Saleh Masih Tunggu Izin LHK agar Bisa Musnahkan Limbah Medis dari Luar

Situasi ini makin pelit karena RSUD Ulin juga tak boleh lagi menerima sampah medis dari luar, seperti puskesmas.

RS Anshari Saleh Masih Tunggu Izin LHK agar Bisa Musnahkan Limbah Medis dari Luar
Harian Banjarmasin Post Edisi Kamis (16/8/2018) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Permasalahan menumpuknya sampah medis di Kota Banjarmasin membuat RSUD Ulin kewalahan memusnahkannya. Situasi ini makin pelik karena RSUD Ulin juga tak boleh lagi menerima sampah medis dari luar, seperti puskesmas dan RS swasta.

Sementara itu, Rumah Sakit dr M Anshari Saleh (MAS), masih menunggu turunnya izin dari Kementerian LHK terkait menerima menerima limbah medis dari luar rumah sakit.

Izaak Zoelkarnain Akbar, Direktur Utama RS MAS mengaku berkeinginan mengembangkan izin agar bisa menerima limbah dari luar.

"Kami banyak permintaan dari Puskesmas menitip penghancuran sampah medis, termasuk dari luar Banjarmasin. Tapi, kami terkendala karena peraturan perizinan hanya mengelola internal RS. Kami sudah mengurus ke LHK, tapi sampai saat ini masih belum keluar," jelas dia.

Baca: Wali Kota Ibnu Sina akan Bangun Incinerator di TPA Basirih untuk Atasi Limbah Medis

Baca: RSUD Ulin Tak lagi Terima dari Luar, Banjarmasin Darurat Limbah Medis karena Ini

Izaak menyebut, saat ini izin incinerator RS MAS hanya membakar sampah medis internal.

Ditambahkamn Ahmad Yunizar, Kepala Instalasi Sanitasi RSUD MAS, kapasitas incinerator yang dimiliki RS MAS cukup besar. Alat tersebut bisa membakar akar sampah medis sebesar 200 kilogram.

Sementara sampah medis yang dihasilkan RS MAS masih berada di kisaran antara 100 sampai 140 kilogram.

"Masih ada sisa kuota yang bisa ditambah dalam sekali pembakaran sampah medis. Izin yang kami kantongi boleh membakar sebanyak 3 periode. Satu perode waktunya 4 jam. Karena sampah internal masih sedikit, per hari kami hanya melakukan pembakaran sebanyak dua periode," ujarnya. (lis/wie)

Baca lebih lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Kamis (16/8/2018) atau ePaper Bpost

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help