Bumi Sanggam

Tingkatkan Literasi Digital, Karang Taruna Dilatih Kelola Website

Materi perancangan disain website diberikan oleh Didik Haryanto, pengelola LKP Unikom Institute Balangan.

Tingkatkan Literasi Digital, Karang Taruna Dilatih Kelola Website
Istimewa
Sepuluh karang taruna dari Kabupaten Balangan dan Tabalong mengikuti pelatihan pembuatan website desa di Guest House PT Adaro Indonesia, Dahai, kemarin Minggu (5/8/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Sepuluh karang taruna dari Kabupaten Balangan dan Tabalong mengikuti pelatihan pembuatan website desa di Guest House PT Adaro Indonesia, Dahai, kemarin Minggu (5/8/2018).

Pelatihan yang diadakan oleh PT Adaro Indonesia ini, meliputi materi perancangan disain website, penulisan jurnalistik, serta fotografi. Selama 6 kali pertemuan sejak akhir Juli lalu.

Materi perancangan disain website diberikan oleh Didik Haryanto, pengelola LKP Unikom Institute Balangan. Sementara materi penulisan jurnalistik dan fotografi disampaikan oleh tim dari Adaro.

Kesepuluh karang taruna yang mengikuti pelatihan ini, masing-masing dari Desa Buntu Karau, Gulinggang, Timbun Tulang, Balida, serta Marias dari Kabupaten Balangan, serta Desa Manduin, Jangkung, Kinarum, Masingai II, dan Tanta dari Tabalong.

Kesepuluh karang taruna tersebut dipilih oleh ketua karang taruna dari masing-masing kabupaten. Setiap karang taruna mengirim 3 orang perwakilan untuk mengikuti kegiatan.

Sahridin, Kepala Desa Balida sekaligus pembina karang taruna Desa Balida yang menjadi peserta kegiatan mengatakan, dengan adanya website, desa bisa menyebarkan informasi kepada khalayak tanpa sekat wilayah.

“Tak hanya informasi positif, melalui website, desa juga bisa memperkenalkan produk unggulan yang bisa dijual, sehingga mendongkrak nilai ekonomi,” kata Sahridin.

Menurut Fajerianur Mus’adi, CRM Supervisor PT Adaro Indonesia, pelatihan ini diadakan untuk mendorong desa-desa yang ada di sekitar wilayah operasional untuk memiliki media informasi kepada publik. Dikatakannya, di zaman globalisasi seperti sekarang, penting bagi desa untuk mempublikasikan informasi-informasi positif terkait desa kepada masyarakat luas.

“Selain untuk memperkenalkan desa kita, website juga bisa mendorong budaya literasi digital bagi masyarakat desa,” pungkasnya.(*/AOL)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved