Berita Tanahlaut

Usai Simak Pidato Presiden, Ini Prioritas Sukamta Sebagai Bupati Tanahlaut

Pengembangan produktivitas pertanian dan menggerakan Industri Kecil Menengah (IKM) menjadi ikon yang akan diprioritaskan.

Usai Simak Pidato Presiden, Ini Prioritas Sukamta Sebagai Bupati Tanahlaut
Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid
Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tanahlaut menyaksikan pidato kenegaraan Presiden Indonesia, Joko Widodo di ruang utama rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Tanahlaut, Rabu (16/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pengembangan produktivitas pertanian dan menggerakan Industri Kecil Menengah (IKM) menjadi ikon yang akan diprioritaskan seusai dilantik sebagai Bupati Tanahlaut pada 20 September 2018 ini.

Itu dikatakan Sukamta seusai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Tanahlaut terkait tindak lanjut dari arahan Presiden Indonesia, Joko Widodo dalam pidato kenegaraan.

Sukamta hadir sebagai undangan dalam rapat paripurna Istimewa DPRD Tanahlaut itu dengan agenda menyaksikan pidato kenegaraan melalui siaran langsung televisi nasional, Kamis (16/8/2018).

Baca: Jadwal Liga Italia Pekan 1 : Jelang Chievo vs Juventus Live Beinsport, Ronaldo Cetak Gol

Khusus IKM yang dimaksud Sukamta adalah membuat regulasi tentang pengembangan usaha pengrajin Sasirangan. Pengrajin itu terdapat di Desa Martadah Baru, Kecamatan Tambangulang.

Usaha pengrajin Sasirangan di Desa Martadah Baru itu, diyakini Sukamta sangat potensial menjadi IKM yang akan mensejahterakan para pengrajin sasirangan dan secara merata di Kabupaten Tanahlaut.

Baca: Sumanto Menang Ikuti Lomba 17 Agustus Ternyata Pernah Bikin Menteri Agama Tersentak

"Jika Sasirangan itu punya nama sendiri. Ketika orang melihat kain batik Sasirangan, orang langsung menyebut kain khas Tanahlaut. Ini masih kita carikan namanya yang tepat," katanya.

Selain, menggerakkan IKM Sasirangan di Desa Martadah Baru. Sukamta berniat membuat regulasi tentang kewajiban pelajar dan pengawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut mengenakan batik Sasirangan produksi IKM Tanahlaut.

Regulasi lainnya pengembangan produksi pertanian dan industri pariwisata yang akan dijual sebagai potensi meningkatan pendapatan daerah dan mensejahterakan masyarakat di Tanahlaut.

Baca: Madrasah Kapuas Juga Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok

"Tanahlaut ini pertaniannya sangat luas dan obyek wisata sudah menjadi ikon di Kalimantan Selatan," katanya.

Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Tanahlaut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tanahlaut, Hariyanto dihadiri Penjabat Bupati Tanahlaut, Siswansyah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tanahlaut dan para undangan.

(banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved