Berita Tanahbumbu

Warga Desa Pulau Burung Dilatih pembuatan Tripikon S, Agar Tak Buang Hajat ke Laut

Desa Pulau Burung Kecamatan Simpangempat Kabupaten Tanahbumbu merupakan pulau yng terpisah dari pulau Kalimantan

Warga Desa Pulau Burung Dilatih pembuatan Tripikon S, Agar Tak Buang Hajat ke Laut
istimewa
Warga saat dilatih membuat tripikon S di Dermaga Pulau Burung, Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Desa Pulau Burung Kecamatan Simpangempat Kabupaten Tanahbumbu merupakan pulau yang terpisah dari pulau Kalimantan. Jaraknya hanya sekitar 15 menit untuk menuju desa tersebut.

Saat ini, desa itu berada di kawasan laut sehingga warganya rata-rata menggunakan jamban. Sebab itu, mereka pun diberikan pelatihan agar tidak langsung membuang hajatnya di laut.

Melalui Dinas Kesehatan Tanbu, pemerintah desa mengelar pelatihan pembuatan Tripikon S kepada masyarakat Desa Pulau Burung Kecamatan Simpangempat Tanbu, Rabu (15/8/18) kemarin.

Warganya pun mengaku senang mendapatkan pelatihan tersebut. Mereka berharap semua warga setempat bisa merealisasikan pelatihan yang telah didapatkan.

Baca: Inilah 12 Ucapan Hari Kemerdekaan Dalam Bahasa Inggris Menyambut HUT Kemerdekaan 2018

Kepala Dinas Kesehatan Tanahbumbu DR H Damrah melalui Kabid Kesehatan Masyarakat H Rahmatullah, mengatakan tripikon S merupakan produk jamban sehat yang diperuntukkan bagi warga yang bermukim di sekitaran pinggiran sungai atau wilayah perairan.

"Tripikon merupakan jamban yang sudah dimodifikasi dari paralon, khususnya bagi penduduk yang tinggal didaerah perairan. Cara kerjanya mampu mengurai kotoran sehingga itu dinilai mampu untuk tidak mencemari daerah perairan yang ada," katanya.

Menurutnya, melalui program pelatihan usaha sanitasi, Rahmat berharap agar peserta nantinya dapat memiliki kemampuan untuk membuat jamban sehat. Jamban sehat dalam rangka mendukung program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Bumi Bersujud.
"Program ini untuk mengantisipasi pencemaran air sungai akibat buang air besar sembarangan (BABS)," katanya.

Dia juga menyebutkan bahwa buruknya kondisi sanitasi bisa menjadi penyebab munculnya berbagai penyakit, seperti diare, Demam Berdarah Dengue (DBD), gatal-gatal pada kulit. Selain itu, penyakit lain juga dapat bermunculan akibat kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) yang akhirnya dapat menyebabkan menurunnya kualitas kesehatan lingkungan.

Baca: 15 Quotes Soekarno di Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2018, Goyangkan Langit Gemparkan Darat

"Untuk itu Pemerintah Daerah sangat mengharapkan pembuatan Tripikon S di Desa ini dapat menjadi percontohan Desa lainnya kerena tidak semuanya Desa yang berada di kawasan perairan menggunakan pola ini, "tandasnya.

Sementara itu dengan adanya pelatihan ini, turut di apresiasi Kepala Desa setempat. Sebab Desa Pulau Burung akan di canangkan sebagai kawasan Wisata pulau. Terlebih saat ini, desa Pulau Burung sudah memiliki dermaga dan beberapa gajebo di dermaganya.

"Sebagai Daerah Wisata kami tak hanya menyiapkan infrastruktur pendukungnya namun hal yang sangat penting adalah sanitasi juga mendukung, jauh dari pencemaran hingga selalu bersih sehat lingkungannya ,"kata Kepala Desa Pulau Burung, Saidina. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help