Pilpres 2019

Cak Imin Ungkap Poin Pertimbangan Jokowi Saat Pilih Ma'ruf Amin Jadi Cawapres di Pilpres 2019

Pernyataan yang menyebut adanya intervensi ke Presiden Joko Widodo dibantah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Cak Imin Ungkap Poin Pertimbangan Jokowi Saat Pilih Ma'ruf Amin Jadi Cawapres di Pilpres 2019
surya/bobby constantine koloway
Ketua Umum DPP PKB H A Muhaimin Iskandar saat acara Konsolidasi DPW PKB Jatim di Surabaya, Jumat (16/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pernyataan yang menyebut adanya intervensi ke Presiden Joko Widodo agar memilih KH Ma'ruf Amin menjadi Cawapres di Pilpres 2019 dibantah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Khususnya jika intervensi itu dilakukan oleh politisi yang akrab disapa Cak Imin.

Baca: Desa Terpencil di Kalsel Ini Baru Lakukan Upacara Bendera Setelah 73 Tahun Indonesia Merdeka

Menurutnya, jumlah suara PKB tidak signifikan untuk bisa menentukan pilihan calon wakil presiden.

 "Begini ya, Pak Presiden dalam menentukan calon wakil presiden itu betul-betul independen, melalui pilihan yang matang, betul-betul hanya menerima masukan dari kami, dari partai partai, dari tokoh. Keputusan akhir sudah disepakati, presiden yang akan memilih sendiri (wakilnya)," katanya, seusai menjadi inspektur upacara di MIN 1 Bantul, Jumat (17/8/2018).

Baca: Kisah Relawan Tagana Kalsel Saat Rayakan HUT Kemerdekaan RI Bersama Korban Gempa Lombok

Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, menjelaskan bahwa presiden memiliki pertimbangan-pertimbangan tersendiri yang dinilainya sangat mendukung untuk menentukan siapa calon wakilnya.

Pertimbangan itu antara lain Nasionalis -Religius atau Nasionalis Agamis.

Pertimbangan soliditas pemilih NU, pertimbangan tantangan, ancaman ekstrimisme, pertentangan di masyarakat, persatuan kesatuan bangsa serta melanjutkan program revolusi mental dan sumber daya manusia.

Baca: Klasemen Grup A Asian Games 2018 : Indonesia vs Laos Berakhir 3-0, vs Hongkong Final

"Pilihan (KH Ma'ruf Amin) ini tepat. Karena partai tidak punya hak untuk menekan. Masalahnya dari awal saya bolak-balik disebut, Saya ada di kantong pak Jokowi, saya masuk lima besar, masuk sepuluh besar, tapi tidak satu kali pun presiden menyebutkan siapa calon wakil presidennya," ujar Cak Imin.

"Sehingga bagi saya, sekali-kalinya pak Jokowi mengumumkan calon wakil presiden hanya KH Ma'ruf Amin, tidak pernah yang lain," imbuh dia.

Dalam kesempatan ini, Cak Imin secara tegas membantah jika PKB memberikan ancaman kepada Jokowi agar memilih KH Ma'ruf Amin sebagai wakilnya di Pilpres 2019.

Baca: Saipul Jamil Marah dan Akan Lampiaskan Dendam ke Sejumlah Temannya, Siapa Ya?

Adapun terkait pernyataan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafi'i yang menyebut dirinya sebagai the real politican atau politisi sejati, Cak Imin hanya tertawa.

Pernyataan itu ia anggap dipahami baik. Karena dikiranya PKB bisa mempengaruhi secara langsung pilihan presiden, padahal tidak.

Yang bisa dilakukan PKB sebatas mengusulkan, meyakinkan kepada presiden dan segenap partai koalisi.

"Pertama kali presiden mengumumkan wakil presiden ya pak Ma'ruf Amin itu. Tidak pernah dengar pak presiden mengumumkan secara resmi selain (nama) Ma'ruf Amin," tegas dia. 

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Cak Imin Tegaskan PKB Tak Intervensi Jokowi Agar Pilih Ma'ruf Amin Sebagai Bakal Cawapres

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help