Ekonomi dan Bisnis

Industri Pasar Modal Lakukan Percobaan Settlement T+2, Mulai Diterapkan Nopember Ini

Jika dapat dilakukan sukses tanpa kendala berarti, regulasi settlement T+2, ditargetkan akan diimplementasikan secara umum

Industri Pasar Modal Lakukan Percobaan Settlement T+2, Mulai Diterapkan Nopember Ini
Achmad Maudhody
Investor Pasar Modal Indonesia akan segera nikmati regulasi settlement T+2 yang semakin cepat dan efisien 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tahapan penerapan regulasi penyelesaian transaksi (settlement) jual beli saham T+2 memasuki masa percobaan di lingkungan industri pasar modal termasuk Bursa Efek Indonesia (BEI), sekuritas, perbankan dan emiten di Bulan Agustus 2018 ini.

Jika dapat dilakukan sukses tanpa kendala berarti, regulasi settlement T+2, ditargetkan akan diimplementasikan secara umum di Pasar Modal mulai Bulan Nopember mendatang.

Sebelumnya, sudah dilalui beberapa proses persiapan lainnya termasuk persiapan perubahan sistem termasuk dari para sekuritas dan perbankan.

Baca: Kumpulan Kata-kata Selamat HUT RI ke-73 untuk Ucapan di Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2018

Dengan penerapan regulasi settlement T+2, BEI optimis bisa tingkatkan volume dan intensitas transaksi di pasar modal Indonesia.

Dijelaskan Kepala Pengembangan Wilayah Area II Bursa Efek Indonesia (BEI), Nur Harjantie, regulasi settlement T+2 akan menggantikan regulasi yang saat ini sudah berjalan yaitu T+3.

Baca: 15 Kutipan (Quotes) Soekarno Cocok Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan (HUT ke 73 RI) 17 Agustus 2018

Menggunakan regulasi settlement T+2 secara otomatis mempercepat rotasi dana di Rekening Dana Nasabah (RDN) milik investor dan memungkinkan terjadinya transaksi baru.

Berlaku pada kedua jenis transaksi, dana hasil penjualan saham akan masuk ke RDN paling cepat pada hari bursa kedua setelah transaksi dilakukan, demikian juga dengan transaksi pembelian.

Baca: Petugas Paskibraka HUT Kemerdekaan 2018 Cantik ini Siap Beraksi, Pembawa Baki Bakal Jadi Sorotan

"Perubahan termasuk implementasi T+2 termasuk satu dari berbagai upaya yang akan terus kami lakukan untuk tingkatkan efisiensi di Pasar Modal sehingga lebih menarik lagi bagi para investor dalam dan luar negeri," kata Harjantie. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved