Berita Tanahbumbu

Jalan Perkantoran Cepat Rusak, Dishub Larang Truk Besar Lewat

Selain itu, juga membahayakan pegawai bila ada truk besar yang melewati jalan tersebut.

Jalan Perkantoran Cepat Rusak, Dishub Larang Truk Besar Lewat
man hidayat
Beberapa titik di Jalan Dharma Praja Kabupaten Tanahbumbu tepatnya jalan perkantoran mengalami beberapa kerusakan jalan akibat truk-truk besar yang lewat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Beberapa titik di Jalan Dharma Praja Kabupaten Tanahbumbu tepatnya jalan perkantoran mengalami beberapa kerusakan jalan akibat truk-truk besar yang lewat.

Selain itu, juga membahayakan pegawai bila ada truk besar yang melewati jalan tersebut. Sebab itu, Dinas Perhubungan kini mulai melakukan pelarangan melintasi jalan tersebut.

Jalur dua arah tersebut dianggap kurang pas untuk dilalui truk besar karena bisa mempercepat kerusakan jalan Kabupaten. Larang itu sudah diberlakukan belum lama ini.

Baca: Link Live Streaming Hongkong vs Palestina Asian Games 2018, Penentu Nasib Timnas U-23 Indonesia

Berupa sepanduk berukuran besar tengah dipasang jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu di pertigaan Jalan Nasional Desa Sepunggur menuju jalan masuk Jalan Perkantoran. Spanduk tersebut berisikan larangan dengan maksimal yang bisa lewat seberat 8 ton.

Sementara melebih batas tersebut tidak diperkenankan untuk melewati jalur tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang operasional dan Pengendalian Pada Dinas Perhubungan Tanbu, Sunandar, Jumat (17/8/18).

Dia mengatakan pelarangan itu dilakukan agar tidak membahayakan karena komplek perkantoran dan banyak pegawai yang lalu lalang. Saat ini, jajaran Dinas Perhubungan Tanbu disarankan lewat Jalan kersik putih untuk jalur keluarnya.

Baca: Besok, Kubu Jokowi-Maruf Akan Umumkan Ketua Tim Pemenangan, Bagaiman Partai Koalisi?


"Sudah dipasang untuk menghindari truk besar yang lewat di antaranya truk besar dan truk angkutan semen," katanya.

Nandar juga menjelaskan, jalan dikawasan itu sudah ada beberapa titik yang mengalami kerusakan akibat truk besar. Jalan berlubang yang ditimbulkan membahayakan pengendara lainnya.

"Makanya kami menerapkan larang itu, sebab bila dibiarkan, nanti jalan yang ada lebih cepat rusak, maka dari itu kami lakukan antisipasi lebih dulu," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanbu, Hernadi saat dihubungi membenarkan kondisi sebagian jalan arah perkantoran rusak. Sebab, saat ini banyak truk besar yang lewat sehingga mengakibatkan kerusakan jalan.

"Banyak truk besar yang lewat, akibatnya jalan yang ada tidak sesuai dengan umur yang seharusnya. Dengan adanya pelarangan itu diharapkan jalan tidak cepat rusak lagi," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help