Pilpres 2019

Jokowi Minta Maaf kepada Mahfud MD, Luhut: 'Jangan Berharap Nanti Bisa Sakit Hati'

Presiden Joko Widodo meminta maaf kepada Mahfud MD terkait sosok calon wakil presiden yang ia dipilih.

Jokowi Minta Maaf kepada Mahfud MD, Luhut: 'Jangan Berharap Nanti Bisa Sakit Hati'
KOLASE BPOST ONLINE
Mahfud MD dan Jokowi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Presiden Joko Widodo meminta maaf kepada Mahfud MD terkait sosok calon wakil presiden yang ia dipilih.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, kepada Najwa Shihab saat diundang dalam program acara Catatan Najwa.

Pada video yang ditayangkan di YouTube, Rabu (15/8/2018), Luhut pun membongkar percakapan yang terjadi antara Jokowi dengan Mahfud MD pascadeklarasi capres dan cawapres.

Baca: Kumpulan Kata-kata Selamat HUT RI ke-73 untuk Ucapan di Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2018

Bermula dari pertanyaan Najwa terkait perasaan yang dialami oleh Mahfud yang sudah siap sedia untuk menjadi cawapres namun justru gagal ditunjuk.

"Berarti dalam politik tidak boleh berharap?" tanya Najwa kepada Luhut.

"Jangan berharap nanti bisa sakit hati sendiri," jawab Luhut.

"Pak Mahfud kira-kira sakit hati enggak ya, pak?" tanya Najwa lagi.

Baca: 15 Kutipan (Quotes) Soekarno Cocok Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan (HUT ke 73 RI) 17 Agustus 2018

Luhut pun kemudian justru melontarkan pujian untuk Mahfud.

"Pak Mahfud itu orang baik, saya mesti bilang he's a very good man," puji Luhut.

Luhut menceritakan Jokowi kagum dengan sikap yang ditunjukkan oleh Mahfud yang gagal menjadi cawapres.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved