Berita Tanahlaut

Motif Ayah Hamili Anak Kandung di Jorong Terungkap, Ternyata Sempat Ada Ancaman

Kasus ayah hamil anak kandung yang menghebohkan warga di Desa Alur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut, bergulir di PN Pelaihari

Motif Ayah Hamili Anak Kandung di Jorong Terungkap, Ternyata Sempat Ada Ancaman
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
JPU Kejaksaan Negeri Tanahlaut, Natalia 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kasus ayah hamil anak kandung yang menghebohkan warga di Desa Alur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut, bergulir di Pengadilan Negeri Pelaihari.

Penasihat hukum terdakwa, Hj Sunarti dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Jumat (17/8/2018) malam, membenarkan bahwa pekan depan itu agendanya mendengar keterangan terdakwa.

Menurut Sunarti, keterangan korban dan saksi sudah disampaikan di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, Kamis (16/8/2018).

Baca: BABAK KEDUA! Live Streaming SCTV Timnas U-23 Indonesia vs Laos Asian Games 2018, Skor 2-0

Sesuai fakta persidangan, ungkap Sunarti, saksi korban mengaku yang menyebabkan kehamilannya adalah ulah terdakwa, Ali Erfan (44).

Korban SF (14) tak berani menolak permintaan terdakwa tidur bersama. Bila menolak, saudaranya yang mengalami cacat fisik disakiti terdakwa dengan cara memukul di kepala.

Baca: Hasil Timnas U-23 Indonesia vs Laos Asian Games 2018 - Skor 2-0 Sementara Babak Kedua, Beto Lagi

Terdakwa juga selalu mengajak korban untuk melakukan hubungan intim sebagai balasan karena ibu korban bekerja sebagai tenaga kerja asing di Taiwan.

"Semua fakta persidangan menyebutkan terdakwa melakukan persetubuhan terhadap korban. Terdakwa didakwa lebih dari satu pasal," ujar Sunarti.

Sementara, jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Tanahlaut, Natalia membenarkan bahwa keterangan saksi korban disetubuhi oleh ayah kandungnya sendiri.

Baca: Jadwal Live Trans7 MotoGP Inggris 2018 - Klarifikasi Valentino Rossi Soal Teknisi Baru

"Itu setelah korban diajak terdakwa nonton bersama video porno di handphone. Pekan depan, mendengar keterangan terdakwa. Keterangan saksi sudah didengar," katanya.

Kasus asusila ayah kandung terhadap putri kandung itu terungkap berkat laporan Hj Nelly Ariani kepada pihak Polres Tanahlaut yang melihat kehamilan korban bukan ulah pacar korban.

Baca: Desa Terpencil di Kalsel Ini Baru Lakukan Upacara Bendera Setelah 73 Tahun Indonesia Merdeka

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanahlaut ini yang melindungi selama korban menjaga kehamilan hingga melahirkan di rumah perlindungan.

Sebelumnya, kehamilan korban itu direkayasa terdakwa akibat kenakalan remaja yang berakibat sering berpacaran dengan sopir. Belakangan, identitas sopir itu tidak jelas karena memang sangat janggal dan hanya cerita fiktif karangan terdakwa.

Baca: Hari Ini Jokowi Putuskan Ketua Tim Pemenangannya di Pilpres 2019, Cak Imin : Saya Dukung Mahfud MD

Majelis hakim yang memeriksa kasus itu diketuai, Budhi Haryantho yang juga Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari didampingi dua hakim fungsional, Leo Mampe Hasugian serta Harries Konstituanto.

(banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved