Fikrah

Proklamasi Kemerdekaan RI

Teks proklamasi yang dibacakan Soekarno-Hatta berbunyi: Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia

Proklamasi Kemerdekaan RI
Kaltrabu
KH Husin Naparin 

Tujuh belas Agustus empat lima, proklamasi kemerdekaan berkumandang ke manca negara.

Bendera merah putih berkibar di mana-mana, di tanah Arafah dan di depan gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa seiring lambaian daun kelapa.

Tujuh belas Agustus demi tujuh belas Agustus tahun berganti, generasi datang dan pergi. Pusara ayahku seakan turut menjadi saksi, walau hanya di tepi hutan nan sepi.

Ah, aku anaknya, setelah mengecap nikmat merdeka, hanya pandai mengukir kata “dirgahayu RI” untuk kesekian kalinya.

Ah, aku anaknya, hanya bisa memasang bendera dan membuat gafura.

Ah, aku anaknya hanya berani memanjat pohon pinang yang dilicinkan, berebut kue-kue dan baju kaos yang bergelantungan; tapi, aku anaknya lebih baik dari mereka yang hanya berebut lahan dan membabat hutan, mengeruk bumi, daratan dan lautan.

Negeri ini akan menjadi hunian menyenangkan, jika semua penghuni berpikir; aku harus memberikan yang terbaik untuk bangsa ini.

Ibu Rahmi Hatta pernah berkata, dulu sewaktu merebut kemerdekaan semua komponen bangsa ingin memberikan sesuatu untuk republik ini, tetapi setelah merdeka banyak yang hanya berpikir, apa yang bisa aku kutil dari negeri ini. Dirgahayu ke-73 Republik Indonesia. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved