Berita Batola

Wakil Bupati Batola Terkejut Ada Lahan 3 Hektare di Alalak untuk Bangun SMK

Pembelian tanah seluas 3 hektare oleh Pemkab Batola tahun 2015 silam rencananya untuk pembanggunan SMK atau SMA.

Wakil Bupati Batola Terkejut Ada Lahan 3 Hektare di Alalak untuk Bangun SMK
banjarmasin post group/ edi nugroho
LAHAN seluas 3 hektare yang dibeli Pemkab Batola tahun 2015 silam senilai Rp 3 Miliar menjadi mubazir dan kini jadi padang ilalang. Rencananya lahan untuk untuk membangun gedung SMK. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Wakil Bupati Batola Rahmadian Noor mengaku terkejut ada lahan 3 hektar yang dibeli senilai Rp 3 miliar dari APBD kabupaten setempat tahun 2015 silam di RT 51, Jalur 16, Kompleks Persada Baru II, Kelurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak untuk rencana pembangunan gedung SMK.

“Masak ada lahan tiga hektare di Alalak untuk rencana pembangunan SMK. Saya malah nggak tahu. Sekretaris Daearah (Sekda) Pak Supriyono, nggak juga melapor sama saya. Kita akan cek bagaimana status lahan itu dan harus jelas. Sebab, Batola sudah mengeluarkan dana Rp3 miliar untuk beli lahan itu,” kata Rahmadi, Jumat (17/8/18).

Baca: MASIH BERLANGSUNG! Live Streaming SCTV Sepakbola Asian Games 2018 Indonesia vs Laos

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupatan Batola akan segera mencek dan mengkonfirmasi ke pihak-pihak terkait lainnya soal sertifikat lahan 3 hektare senilai Rp 3 miliar di RT 51, Jalur 16, Kompleks Persada Baru II, Kelurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak yang dibeli dengan APBD kabupaten setempat.

“Kita akan cek langsung ke dinas pendidikan, bagian perlengkapan dan bagian aset Kabupupaten Batola. Kita akan ke keberadaaan sertifikat lahan itu ada dimana,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupatan Batola Sumarji.

Baca: Hasil Timnas U-23 Indonesia vs Laos di Asian Games 2018 - Skor 1-0 untuk Sementara, Beto Goncalves!

Menurut Sumarji, pembelian tanah seluas 3 hektare oleh Pemkab Batola tahun 2015 silam rencana untuk pembanggunan SMK atau SMA.

Dalam perjalanannya, 1 Januari 2017 pembangunan gedung SMK itu diserahkan kewenangan ke Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel. Jadi semua urusan PAUD, SD dan SMP itu menjadi tanggungjawab kabupaten.

“Nah, untuk urusan SMK, SMA dan SLB itu urusan Provinsi Kalsel. Akhirnya aset tanah 3 hektar itu kita serahkan ke provinsi Kalsel. Termasuk sertifikatnya,” kata Sumarji.

Baca: Victoria Beckham Sempat Jadi Guru Saat Datang ke Sumba Barat NTB, Kabarnya Ngajar Bahasa Inggris

Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel sendiri menyambut baik aspirasi Kabupaten Batola yang ingin dibangunkan SMK di di RT 51, Jalur 16, Kompleks Persada Baru II, Kelurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak.

“Ya, kita sambut baik aspirasi dari Kabupaten Batola. Rencananya, akan kita bangun beberapa SMK di Kalsel pada 2019, termasuk Kabupaten Batola,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, Yusuf Effendie.

(banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved