Kriminalitas Balangan

Dapat Informasi Warga, Wanita Muda ini Digelandang ke Polsek Lampihong karena Mengedarkan Obat Keras

Peredaran obat keras yang tergolong dalam obat daftar W makin marak, tak hanya di Kecamatan Batumandi, pun juga di Kecamatan Lampihong.

Dapat Informasi Warga, Wanita Muda ini Digelandang ke Polsek Lampihong karena Mengedarkan Obat Keras
istimewa
barang bukti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Peredaran obat keras yang tergolong dalam obat daftar W makin marak, tak hanya di Kecamatan Batumandi, pun juga di Kecamatan Lampihong.

Buktinya salah seorang perempuan ML alias IC (23) warga Desa Matang Hanau Rt. 03 Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan harus berurusan dengan polisi lantaran ketahuan mengedarkan obat keras.

Pelaku tersebut ditangkap dalam giat Operasi Antik 2018 Polres Balangan bersama unit Reskrim Polsek Lampihong.

Baca: Johny Kala Banjir Hadiah, Setelah PLN, Hotman Paris Beri Rp 25 Juta, Kapolda NTT Bangunkan Rumah

Kapolres Balangan AKBP Moh Zamroni mengatakan, penangkapan dilakukan
setelah mendapatkan informasi dari masyarakat Desa Matang Hanau, bahwa di desa sering terjadi transaksi jual beli obat.

Setelah mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Lampihong melakukan penyelidikan dan menyuruh informan untuk memastikan bahwa informasi yang diberikan benar atau tidak.

Baca: 6 Amalan Sunnah Idul Adha 2018, Dari Takbir Hingga Makan Usai Sholat Idul Adha

Kemudian informan datang ke Polsek Lampihong dan membawa obat jenis seledryl sebanyak 36 butir yang dibeli dari pelaku warga Desa Matang Hanau.

"Merasa informasi yang diberikan benar, kemudian Kapolsek Lampihong beserta Anggota Polsek Lampihong langsung menuju Desa Matang Hanau Rt. 003 dan langsung mengamankan pelaku yang pada saat itu berada di dalam rumahnya," ujarnnya.

Baca: Arsy Hermansyah Sakit, Tampak Pucat dan Keceriaan Hilang, Lihat Kelucuan saat Dipijat

Anggota melakukan penggeledahan rumah dan menemukan 387 butir obat jenis samcodin, 584 butir obat jenis seledryl, 212 butir obat jenis samcodin dalam keadaan terkupas isinya dan uang hasil penjualan obat sebesar Rp. 237.000.

"Pelaku diamankan dan dikenakan pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Kesehatan," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved