Berita Banjarbaru

Polisi Temui Nelayan di Aluhaluh, Ingatkan Bahaya ini

Gelombang laut di perairan Kalimantan Selatan tak kunjung bersahabat bagi para nelayan dan pengepul ikan.

Polisi Temui Nelayan di Aluhaluh, Ingatkan Bahaya ini
istimewa
Polsek Aluhaluh giat temui nelayan mengingat kondisi di laut gelombang tinggi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Gelombang laut di perairan Kalimantan Selatan tak kunjung bersahabat bagi para nelayan dan pengepul ikan.

Tanpa kecuali mereka yang di Aluhaluh, Kabupaten Banjar.

Nelayan terpaksa bertani sementara, para pengepul juga menjerit sepi pasokan hasil laut.

Kondisi laut yang lagi tak bersahabat ini tentu saja membuat jajaran

Polres Banjarbaru dan Polsek Aluhaluh getol sambang para nelayan.

Baca: Ketahuilah! Ini 3 Urat Hewan Kurban yang Wajib Putus Saat Disembelih di Hari Raya Idul Adha

Memastikan dan beri imbauan agar nelayan selalu memperhatikan keamanan melaut.

"Betul, kami takkan lelah temui nelayan menyampaikan imbauan dan informasi Kamtibmas kepada warga yang berprofesi sebagai nelayan," ucap bhabinkamtibmas Polsek Aluhaluh Brigadir Eddy yulisstiyo Budi.

Jajaran Polsek Aluhaluh senantiasa memastikan perlengkapan keselamatan sudah berada di kapal, sehingga keselamatan nelayan benar benar terjamin.

Baca: Lucinta Luna Jawab Tentang Identitas Asli Dirinya, Malah Disindir Pedas Karena Ini

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kapolsek Aluh-aluh Iptu M. Rojin menambahkan nelayan hendaknya agar berhati-hati saat beraktivitas dilaut.

Masih menurut Iptu Rojin, nelayan agar nemastikan keselamatan di laut dengan menyiapkan peralatan penunjang alat keselamatan seperti pelampung, life jacket dan yang lainnya.

"Serta memperhatikan faktor cuaca dan gelombang laut yang saat ini cukup tinggi, sehingga sebagai antisipasi dilautan tetap terjaga keselamatannya," katanya.

Baca: Ustadz Abdul Somad Galau Usai Terima Pesan Dari Kesultanan Malaysia, Ini Jawabannya

Dari informasi Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika, Stasiun meteorologi kelas II Syamsudin Noor, Sabtu (18/8) sampai Minggu (19/8) peringatan dini gelombang mencapai dua meter untuk kapal tongkang dan perahu nelayan di perairan kotabaru dan perairan selatan Kalsel.

Potensi gelombang tinggi di perairan Kalsel agar waspada pada tanggal 19-21 Agustus 2018 karena gelombang mencapai 3 meter di perairan selatan Kalsel (laut Jawa bagian timur) dan perairan Kotabaru.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved