Berita Hulu Sungai Tengah

Target PAD HST 2018 Menurun Drastis, Ini yang Dilakukan Pemkab HST

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengajukan KUA Pendapatan Belanja Daerah Perubahan Tahun Anggaran 2018 ke DPRD HST.

Target PAD HST 2018 Menurun Drastis, Ini yang Dilakukan Pemkab HST
istimewa
Pengajuan KUA PPAS HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI  - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengajukan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Pendapatan Belanja Daerah Perubahan Tahun Anggaran 2018 dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan, ke DPRD HST.

Terjadinya banyak perubahan situasi dan kondisi serta kebijakan internal maupun eksternal menjadi alasan melaksanakan perubahan tersebut.

Plt Bupati HST H A Chairansyah mengatakan, perubahan harus dilakukan, seiring perjalanan pembangunan selama 2018 yang memerlukan respons cepat.

Baca: Link Live Streaming Pembukaan Asian Games 2018, Live SCTV, Metro TV & TV One Streaming Vidio.com

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming SCTV Opening Ceremony Asian Games 2018, Ada Via Vallen & Ariel

Baca: Siaran Langsung SCTV : Live Streaming Opening Ceremony Asian Games 2018 via Streaming Vidio.com

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) MNCTV Liga Inggris Pekan 2, Tottenham vs Fulham Mulai Pukul 21.00 Wib

“Salah satunya dengan penyesuaian APBD, untuk disesuaikan kebutuhan pembangunan di daerah kita,” kata Chairansyah.

Dijelaskan, hal mendasar  perubahan kebijakan dalam menyusun perubahan APBD TA 2018 adalah tidak tercapainya asumsi pendapatan dan asumsi penerimaan pembiayaan yang dapat digunakan untuk belanja.

Disebutkan, terjadinya perubahan pendapatan daerah, karena beberapa target pada APBD 2018 memerlukan koreksi.  Secara umum, sampai dengan akhir tahun anggaran 2018 diperkirakan target pendapatan daerah diproyeksikan mengalami penurunan.

Baca: Ini Penampakan Cucu Kedua Presiden Jokowi Saat Diajak Kahiyang Ayu ke Istana Merdeka

Pada proyeksi awal pendapatan daerah dalam APBD 2018, ditarget Rp 1,198 triliun, akan berkurang menjadi Rp 1,159 triliun. Atau mengalami penurunan  Rp 39,26 miliar atau 3,28 persen. 

Perubahan proyeksi pendapatan daerah tersebut terjadi karena berubahnya proyeksi target PAD dan proyeksi target lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Proyeksi target PAD mengalami pengurangan sebesar Rp 55,3 miliar dari target pada APBD  2018. Semula proyeksi targetnya, Rp 157,08 miliar, diturunkan menjadi  Rp 101,69 miliar.  

Baca: Akhirnya Pembunuh Pekerja Tambang Batu Bara Diamankan Polisi, Paman Ahim Sempat Ketemu

Penurunan tersebut berasal dari pos pajak daerah   Rp 851 juta. Juga penerimaan hasil dari pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 4,63 miliar dan dari lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 50,53 miliar.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved