Idul Adha 2018

Bagi yang Tak Berhaji Disunahkan Puasa Arafah 9 Dzulhijjah, Ini Tata Cara dan Niatnya

umat Islam akan melaksanakan puasa Arafah tiap 9 Dzulhijjah yang tahun ini jatuh pada Selasa (21/8/2018).

Bagi yang Tak Berhaji Disunahkan Puasa Arafah 9 Dzulhijjah, Ini Tata Cara dan Niatnya
Tribun Timur/Muhamm Adabdiwan
Tim Rukyat Wilayah Makassar meneropong pergerakan matahari untuk melihat posisi hilal dalam menentukan 1 Dzulhijjah 1434 H di GTC Tanjung bunga Makassar, sabtu (10/5/2013). Timyat gabungan dari Kantor Kemenag, MUI dan BMKG, itu, gagal melihat hilal karena terhalang awan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebentar lagi umat Islam akan melaksanakan puasa Arafah tiap 9 Dzulhijjah yang tahun ini jatuh pada Selasa (21/8/2018).

Puasa Arafah biasanya dilakukan ketika umat Islam yang sedang berhaji melaksanakan wukuf di Padang Arafah, Mekkah.

Wukuf ini merupakan puncak pelaksaan haji dan bagi yang tidak berhaji disunahkan melaksanakan puasa Arafah sebagai bentuk toleransi dan kebersamaan sesama umat Islam untuk mereka yang berhaji.

Dikutip dari situs resmi Nahdlatul Ulama, NU Online dalam artikel diterbitkan pada Selasa, 2 Desember 2008, disebutkan demikian.
Puasa ini sangat dianjurkan bagi kaum Muslimin yang tidak menjalankan ibadah haji.

Baca: Ini Cara yang Benar Mengasah dan Memastikan Kelayakan Serta Ketajaman Pisau Hewan Kurban Idul Adha

Kesunnahan puasa Arafah tidak didasarkan adanya wukuf di Arafah oleh jemaah haji, tetapi karena datangnya hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah, maka bisa jadi hari Arafah di Indonesia tidak sama dengan di Saudi Arabia yang hanya berlainan waktu 4-5 jam.

Ini tentu berbeda dengan kelompok umat Islam yang menghendaki adanya ‘rukyat global’ atau kelompok yang ingin mendirikan khilafah islamiyah, dimana penanggalan Islam disamaratakan seluruh dunia dan Saudi Arabia menjadi acuan utamanya.

Keinginan menyamaratakan penanggalan Islam itu sangat bagus dalam rangka menyatukan hari raya umat Islam, namun menurut ahli falak, keinginan ini tidak sesuai dengan kehendak alam atau prinsip-prinsip keilmuan.

Baca: Ketahuilah! Ini 3 Urat Hewan Kurban yang Wajib Putus Saat Disembelih di Hari Raya Idul Adha

anak TK ikut manasik haji
anak TK ikut manasik haji (banjarmasin post group/burhani yunus)

Rukyatul hilal atau observasi bulan sabit yang dilakukan untuk menentukan awal bulan Qamariyah atau Hijriyah berlaku secara nasional, yakni rukyat yang diselenggarakan di dalam negeri masing-masing dan berlaku satu wilayah hukum.
Ini juga berdasarkan petunjuk Nabi Muhammad SAW.

Penentuan hari Arafah itu juga ditegaskan dalam Bahtsul Masa’il Diniyah Maudluiyyah pada Muktamar Nahdlatul Ulama XXX di Pondok Pesantren Lirboyo, akhir 1999.
Ditegaskan bahwa yaumu arafah atau hari Arafah yaitu tanggal 9 Dzulhijjah berdasarkan kalender negara setempat yang berdasarkan pada rukyatul hilal.

Adapun tentang fadhilah atau keutamaan berpuasa hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah didasarkan pada hadits berikut ini:

Halaman
123
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help