Idul Adha 2018

Bolehkan Makan Hewan Kurbannya Sendiri di Idul Adha 2018? Begini Penjelasannya

Bolehkah memakan daging kurbannya sendiri? Ini Aturan seberapa banyak makan daging kurban sendiri Idul Adha 2018

Bolehkan Makan Hewan Kurbannya Sendiri di Idul Adha 2018? Begini Penjelasannya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Seluruh karyawan kontrak di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tanahlaut bergotong-royong mengiris daging kurban di halaman musala Al Ikhlas komplek Perkantoran Bupati Tanahlaut, Senin (4/9/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hari raya Idul Adha jatuh pada 22 Agustus 2018.

Umat muslim di seluruh dunia akan menyambut Idul Adha 2018 dengan keceriaan dan perasayaan syukur.

Di Mekah, momen Idul Adha 2018 jutaan umat muslim melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji dengan melaksanakan Wukuf di Arafah, kemudian menuju Muzdalifah dan ke Mina untuk melaksanakan ibadah lempar Jumrah.

Baca: Ketahui 5 Syarat Sah Memilih Hewan Kurban Untuk Idul Adha 2018

Di tanah air, Idul Adha diisi dengan ibadah penyembelihan hewan kurban. Sejak sehari sebelumnya, warga sudah melakukan persiapan mulai dari panitia kurban hingga penyediaan tempat.

Terkait dengan ibadah kurban, selalu saja ada pertanyaan yang kerap kali ditanyakan. Yakni, apakah daging kurban boleh dimakan sendiri?

Dikutip dari website konsultasi syariah, bahwa shahibul kurban dianjurkan untuk ikut serta memakan hewan kurbannya.

Bahkan ada sebagian ulama yang menyebutkan bahwa ini hukumnya wajib.

Baca: Ustadz Abdul Somad Anjurkan Pilih Hewan Ini Untuk Berkurban di Idul Adha 2018

Direksi PT Ambapers secara simbolis serahkan bantuan hewan kurban Iduladha untuk warga Desa Aluhaluh yang diterima kepala desa setempat, Kamis (30/8/2017)
Direksi PT Ambapers secara simbolis serahkan bantuan hewan kurban Iduladha untuk warga Desa Aluhaluh yang diterima kepala desa setempat, Kamis (30/8/2017) (Istimewa)

Sebagaimana yang terdapat dalam QS Al-Haj ayat 28 yang artinya : “Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.”

Sementara Hadits Rasulullah saw, berbunyi “Makanlah oleh kalian, bershadaqahlah dan simpanlah.” (HR. Bukhari (5569), Muslim (1971), Abu Dawud (2812). Kebanyakan ulama berpendapat bahwa sunnah membagi daging qurban menjadi tiga bagian ; sepertiga untuk disimpan, sepertiga untuk disedekahkan dan sepertiga lagi untuk dimakan” (Bidayatul Mujtahid, juz II hal. 32), demikian sebagaimana dikutip dari website Rumah Zakat.

Baca: 6 Amalan Sunnah Idul Adha 2018, Dari Takbir Hingga Makan Usai Sholat Idul Adha

Adapun kalimat 'makanlah darinya' menurut Al-Qurthubi merupakan perintah yang maknanya berupa anjuran, menurut mayoritas ulama.

Jadi dianjurkan bagi seseorang untuk makan sebagian daging kurbannya, kemudian memberikan lebih banyak bagian untuk orang lain sebagai sedekah.

Sementara Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini dengan mengatakan “Sebagian ulama berdalil dengan hadis ini untuk menyatakan wajibnya makan daging kurban. Namun ini adalah pendapat yang aneh. Adapun mayoritas ulama berpendapat bahwa perintah di atas hanyalah rukhshah (keringanan) dan sifatnya anjuran. Sebagaimana disebutkan dalam riwayat yang sahih dari Jabir bin Abdillah" demkian sebagaimana yang dilansir website konsultasi syariah.

Nah, apakah anda berniat berkurban pada Idul Adha 2018? Tidak perlu ragu lagi untuk mengambil daging hewan kurban dan memasaknya untuk keluarga. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Bolehkah Makan Daging Kurban Sendiri? Berikut Ini Penjelasannya,

Editor: Restudia
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved