Berita Hulu Sungai Utara

Langsung Datangi Titik Api di HSU Ketika Terdeteksi di Satelit

Desa Beringin Kecamatan Banjang terjadi kebakaran lahan yang membakar semak belukar dan lahan gambut, Sabtu (18/08/2018).

Langsung Datangi Titik Api di HSU Ketika Terdeteksi di Satelit
istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pencegahan dan pemadaman Karhutla tengah dilakukan oleh kelompok gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim Reaksi Cepat (TRC), Damkar, Polres HSU dan Kodim 1001 Amuntai.

Selain mengumpulkan informasi dari tim relawan yang terpencar di seluruh kecamatan, tim juga selalu melihat hasil pantauan satelit terhadap titik api. Titik api memang dalam satu minggu ini sering muncul dan tim pencegahan Karhutla langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.

Seperti yang terjadi di Desa Beringin Kecamatan Banjang terjadi kebakaran lahan yang membakar semak belukar dan lahan gambut, Sabtu (18/08/2018).

Baca: Relawan Banjar Ikut Cari Polisi Polres Banjar yang Tenggelam di Waduk Riam Kanan

Baca: Pemilih di Kalsel Jadi Perhatian Tim Kampanye Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019

Lahan yang terbakar sekitar 1 hektare yang seluryhnya merupakan semak yang ditumbuhi banyak tanaman liar. Anggota tim dari TRC dan Polsek Banjang langsung mendatangi titik api untuk melakukan pemadaman.

BNPB juga dibantu dengan warga untuk memadamkan api, menggunakan peralatan pemadam kebakaran yang bisa dijangkau. Kapolsek Banjang Iptu A Yani mengatakan pihaknya masih terus akan berkoordinasi dengan BPBD untuk mengetahui apakah ada titik api di Banjang.

Baca: Defia Rosmaniar Raih Medali Emas Pertama Indonesia Asian Games 2018 di Depan Presiden Jokowi

Baca: Kisah Kalung Benang yang Harus Dipakai Anak Hutan Meratus, Dipercaya Cegah Penyakit

Saat melakukan pemadaman juga dibantu oleh masyarakat sekitar. Dan pihaknya juga terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk membuka lahan pertanian.

"Kami terus melakukan sosialisasi, dan juga memberitahukan bahwa membakar lahan merupakan tindak pidana yang bisa mendapat ancaman hukuman penjara," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help