Sindrom Langka Mengubah Penampilan Anak Usia 6 Tahun ini Seperti Pria 70 Tahun

Sungguh malang bocah berusia 6 tahun ini, ia lahir dengan berbagai gangguan fisik atau masalah kesehatan.

Sindrom Langka Mengubah Penampilan Anak Usia 6 Tahun ini Seperti Pria 70 Tahun
mirror.co.uk
Karena Penyakit Langka, Wajah Anak 6 Tahun Ini Tampak Jauh Lebih Tua, Begini Kisahnya! 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sungguh malang bocah berusia 6 tahun ini, ia lahir dengan berbagai gangguan fisik atau masalah kesehatan.

Bocah asal kota Astana di timur laut Kazakhstan, Yernar Alibekov ini wajahnya menua terlalu cepat.

Wajahnya tak nampak seperti anak-anak yang masih berusia 6 tahun, Alibekov malah terlihat begitu tua layaknya pria 70-an tahun.

Anak ini didiagnosis dengan gangguan jaringan ikat langka yang dikenal sebagai sindrom Ehlers-Danlos satu bulan setelah ia lahir.

Baca: Aksi Viral Jokowi di Opening Asian Games 2018 Diedit Ala KPop dan Drama Korea, Beginilah Jadinya

Kondisi kesehatannya yang buruk membuat kulitnya menjadi kendur dan tanda-tanda pertama muncul tepat setelah dia lahir dengan kelopak mata melorot yang membuatnya gatal.

Alibekov bahkan sudah tampak seperti orangtua saat dia masih belajar berjalan.

Ibu anak lelaki itu, Zibensa Tulepbergenova, mengatakan ingin melakukan pengangkatan kulit pada anaknya, namun prosedur medis tersebut nyatanya baru bisa dilakukan ketika anak itu berumur 18 tahun.

Baca: Dua Kali Gempa Lombok Hanya Bersselang 4 Menit, Buat Warga Panik

Akhirnya, dengan alasan medesak ia meminta rumah sakit untuk melanggar peraturan dan sang anak bisa melakukan pengangkatan kulit.

Meskipun keluarga dapat menunggu beberapa tahun untuk mendapatkan operasi gratis, mereka memutuskan untuk menghabiskan £ 245 atau senilai Rp4,5 juta untuk meningkatkan kualitas hidup putra mereka.

Uang itu dikumpulkan oleh sukarelawan dan teman-teman, karena jumlah ini terlalu tinggi untuk keluarga mereka.

Baca: Via Vallen Terinspirasi Maia Estianty di Asian Games 2018? Ini Faktanya

Para ahli berpendapat, operasi akan sangat membantu dalam kasus Alibekov.

Dokter Olga Loseva yang menangani Alibekov menyatakan jika penyakit pasiennya tersebut terhitung sangat langka.

"Ini adalah penyakit langka yang terjadi pada satu dari 50.000 orang," kata dokter Loseva.

Loseva juga menyatakan jika operasi mungkin tak akan mengembalikan kulitnya yang telah kendur, namun hanya akan mengurangi risiko lebih besar.

"Fakta bahwa bocah itu menjalani operasi tidak akan memperbaiki kondisi kulitnya, namun satu-satunya jalan keluar adalah untuk mengurangi konsekuensi dari penyakit ini dan merawatnya dengan baik," tambahnya.

Ehlers-Danlos Syndrome (EDS) merupakan penyakit keturunan yang memengaruhi jaringan ikat di tubuh.

Penyakit ini menyebabkan gangguan pada kekuatan dan kelenturan jaringan pada tubuh, seperti kulit, sendi, pembuluh darah, dan organ dalam.

Gejala EDS umum meliputi:

Sambungan terlalu fleksibel. Karena jaringan ikat yang menyatukan persendian menjadi lebih longgar, persendian dapat bergerak jauh melewati rentang gerak normal.

Nyeri sendi dan dislokasi bisa sering terjadi.

Kulit melar. Jaringan ikat yang melemah memungkinkan kulit Anda meregang lebih dari biasanya. Mungkin Moms bisa menarik kulit yang terkena sindrom ini lebih lebar dari biasanya, dan kulit akan segera kembali ke tempatnya ketika Anda melepaskannya.

Kulit penyandang sindrom ini mungkin juga terasa sangat lembut.

Kulit yang rapuh. Kulit yang rusak sering tidak sembuh dengan baik. Misalnya, jahitan yang digunakan untuk menutup luka sering akan robek dan meninggalkan bekas luka menganga.

Bekas luka ini mungkin terlihat tipis dan berkerut.

Kelopak mata terlalu berlebihan.

Nyeri otot.

Pertumbuhan jaringan jinak pada daerah yang banyak penekanannya (seperti siku dan lutut).

Artikel ini sudah tayang di nakita.grid.id berjudul Karena Hal ini, Wajah Anak 6 Tahun ini Sudah Menua Bahkan Saat Masih Belajar Berjalan!

Editor: Edinayanti
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help