Berita Kotabaru

Atasi Serangan Virus Padi Petani, ini Langkah Dinas Terkait

Rusaknya tanaman padi petani di beberapa desa di Kecamatan Pulaulaut Timur diakui Kepala Bidang Tanaman Pangan Holtikultura

Atasi Serangan Virus Padi Petani, ini Langkah Dinas Terkait
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman Siti Saadah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Rusaknya tanaman padi petani di beberapa desa di Kecamatan Pulaulaut Timur diakui Kepala Bidang Tanaman Pangan Holtikultura, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kotabaru Gunawan.

Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman, Siti Saadah. Menyebutkan penyakit menyerang tanaman padi karwna disebabkan oleh bakteri.

"Penyebabnya hujan terlalu tinggi. Kemudian panas, akhirnya lembab," ujar Siti Saadah kepada banjarmasinpost.co.id.

Baca: Jamaah Haji 2018 Ditimpa Musibah Badai, ini Doa yang Diucapkan Jika Melihat Orang Lain Kena Bencana

Menurut dia, pihaknya sudah mengambil tindakan dengan memberi fungisida berfungsi untuk mematikan bakteri dan jamur.

"Semua petani dan melalui rekomendasi petugas di sana. Kami sudah bantu semua," katanya.

Baca: Tata Cara & Niat Shalat Idul Adha 2018 dalam Bahasa Arab Berserta Terjemahannya

Ditambahkan Saadah, penggunaan fungisida tidak hanya dilakukan saat tanaman di serang, tapi juga bisa dilakukan akan melakukan tanam.

"Sebelum disemai, benihnya bisa dicuci menggunakan pestisida," ujarnya, Senin (20/8/2018).

Baca: Mahfud MD Mengaku Tidak Bisa Jadi Ketua Timses Jokowi-Maruf, Karena Hal Ini

Terlebih, agar serangan tidak kembali terulang. Saadah juga mengimbau kepada petani tidak menggunakan benih dari tanaman yang sudah terindikasi virus.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved