Berita Banjarmasin

Berawal Iseng, Siti Hasilkan 2 Juta Per Bulan dari Tananam Eceng Gondok

Warga asal Hulu Sungai Tengah, Siti Nor Sehat, berkreasi membuat barang yang dianggap limbah menjadi benda yang bernilai ekonomis.

Berawal Iseng, Siti Hasilkan 2 Juta Per Bulan dari Tananam Eceng Gondok
banjarmasinpost.co.id/m maulana
Siti saat mengolah produk eceng gondok menjadi tas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Warga asal Hulu Sungai Tengah, Siti Nor Sehat, berkreasi membuat barang yang dianggap limbah menjadi benda yang bernilai ekonomis.

Siti mengolah eceng gondok ia buat menjadi produk layak jual seperti tas, vas bunga, dompet, bak sampah, dan lainnya.

"Saya sebenarnya memulainya dari 2012, tapi saat itu masih iseng dan belum banyak yang tahu, tapi sejak 2017 saya serius dengan bisnis ini," kata Siti.

Siti menceritakan ilmu kerajinan eceng gondok didapat dari orangtuanya yang juga sebagai perajin eceng gondok.

"Orangtua membuat kerajinan juga, jadi saya belajar secara otodidak, kemudian mencoba dan akhirnya membuat sesuatu yang menjanjikan," ujarnya.

Dalam sebulan, Siti bisa menghasilkan produk eceng gondok tidak kurang dari 80 kerajinan tas besar dan kecil.

Baca: Doa Buka Puasa Sunah Tarwiyah Senin 8 Dzulhijjah 1439 H atau 20 Agustus 2018 Jelang Idul Adha 2018

Baca: Niat Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2018 dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

"Saya mengerjakannya hanya berdua, jadi belum maksimal, perbulan paling sedikit biasanya menghasilkan 80 produk terdiri dari tas kecil 50 dan tas besar sebanyak 30," terangnya.

Harga yang dipatok Siti juga beragam, dari yang paling murah Rl 35 ribu, hingg Rp 250 ribu, tergantung jenis dan ukurannya.

Sampai saat ini Siti sudah memasarkan ke berbagai daerah di Indonesia, selain Kalimantan Selatan sendiri ia juga mempunyai pelanggan di Pulau Jawa, hingga Jambi.

Siti sangat mensyukuri perkembangan usahanya yang bisa dibilang selalu meningkat dari tahun ke tahun.

"Alhamdulillah semakin berkembang, omzet yang bisa dihasilkan perbulannya rata-rata Rp 2 juta," akunya.

 (Banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved