Kriminalitas Hulu Sungai Utara

Gara-gara Menagih Utang Tak Dibayar, Aldi Ngamuk Menggunakan Mandau

Merasa tidak percaya, Husaini menanyakan kalau sudah dibayar uang Rp 50.000 itu mau serahkan ke siapa

Gara-gara Menagih Utang Tak Dibayar, Aldi Ngamuk Menggunakan Mandau
istimewa
Muhammad Aldi yang sama-sama warga Desa Kota Raden Hilir saat diamankan polisi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Sepasang suami istri M Husaini dan Hj Doa Khairna warga Desa Kota Raden Hilir Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara sedang bersantai di dalam rumah, tiba-tiba datang Fauji dengan niat ingin menagih hutang milik temannya Muhammad Aldi yang sama-sama warga Desa Kota Raden Hilir.

Merasa tidak percaya, Husaini menanyakan kalau sudah dibayar uang Rp 50.000 itu mau serahkan ke siapa

"Fauji menjawab akan membayar langsung kepada si pemilik hutang Aldi," kata Humas Polres HSU Iptu Alam.

Baca: Raffi Ahmad Akui Ayu Ting Ting Pacarnya, Irfan Hakim Langsung Bereaksi Seperti Ini

Namun, Husaini tidak mau menyerahkan uang Rp 50 ribu itu ke Fauji. "Lalu Fauji pulang dan melapor ke Aldi," papar Iptu Alam

Beberapa saat kemudian Aldi datang langsung ke rumah Husaini, dengan marah ia menagih hutang sambil membawa sebilah parang.

"Berdasarkan keterangan Husaini, Aldi datang dengan menggedor pintu rumah dengan berteriak meminta segera bayar hutang," jelas dia.

Aldi masuk ke dalam rumah dan mengacung-acungkan mandau namun sempat ditangkis Husaini.

Baca: Update Klasemen & Perolehan Medali Asian Games Usai Tambahan 2 Emas dari Balap Sepeda

Karena Husaini belum bisa membayar, ungkap Iptu Alam, Aldi meminta barang yang bisa digunakan untuk membayar hutang kemudian diserahkannya satu buah telepon genggam.

Istri Husaini, Hj Khairna yang sempat melihat kejadian itu bergegas ke luar rumah dan langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolres HSU.

Setelah melakukan pelaporan anggota kepolisian unit Resmob Polres HSU yang dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Polres HSU langsung mendatangi TKP dan mengamankan Aldi beserta barang bukti senjata tajam senis mandau sepanjang 60 sentimeter.

“Terlapor diamankan karena telah memiliki atau menyimpan senjata tajam tanpa memiliki surat ijin yang sah yang tertuang dalam pasal 2 ayat 1 UU darurat no 12 tahun 1951,” ungkap Humas Polres HSU Iptu Alam.

Pihak Polres HSU mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan dengan baik baik dan tidak dengan mengancam terlebih dengan membawa senjata tajam. (nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help