Kain Kuning Pada Tempat Dianggap Sakral

Kain Kuning juga Digunakan Pada Perayaan Sakral Seperti Pernikahan Adat Banjar, Ini Alasannya

Selain di tempat-tempat itu, kain kuning juga biasanya dipakai pada moment tertentu. Dalam artian digunakan di tubuh seseorang.

Kain Kuning juga Digunakan Pada Perayaan Sakral Seperti Pernikahan Adat Banjar, Ini Alasannya
istimewa
Tradisi Pernikahan Pengantin Adat Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPUTA- Kepercayaan masyarakat pada kain kuning yang diletakan di tempat-tempat keramat, hingga saat ini masih dilakukan. Bahkan banyak makam atau pepohonan yang ditemui adanya kain kuning.

Selain di tempat-tempat itu, kain kuning juga biasanya dipakai pada moment tertentu. Dalam artian digunakan di tubuh seseorang.

"Jadi kain kuning ini juga biasanya digunakan di badan. Tidak hanya pada tempat keramat atau pohon yang dianggap keramat oleh masyarakat setempat," jelas Dosen mata kuliah masyarakat dan kebudayaan Kalimantan prodi sosiologi FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Nasrullah.

Penggunaan kain kuning pada badan, ia menerangkan sama halnya pada tempat, yakni karena kain kuning dianggap sakral. Sehingga digunakan pula ketika melaksanakan upacara yang dianggap sakral.

Baca: Niat Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2018 dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Termasuk ketika penganten adat Kalimantan, khususnya Banjar. Karena perayaan adat tersebut dianggap suci oleh masyarakat.

"Biasanya kain kuning itu dikenakan pada acara penganten. Seperti pakaian adat pengantin Banjar. Selain itu juga dijadikan laung. Nah kain kuning ini digunakan saat masyarakat menggelar upacara adat atau perayaan yang sakral," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved