Yayasan Adaro Bangun Negeri

Tuntas! Gerakan untuk Wujudkan Kabupaten Tabalong ODF 2019

Sebagian besar masyarakat Kalimantan hidup di daerah aliran sungai, bahkan menjadi sebuah kebiasaan yang sudah diadopsi sejak puluhan tahun

Tuntas! Gerakan untuk Wujudkan Kabupaten Tabalong ODF 2019
Yayasan Adaro Bangun Negeri
Menciptakan Kabupaten Tabalong Sehat dan dicanangkannya kabupaten Open Defication Free (ODF), Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Kabupaten untuk Gerakan Tinggalkan Buang Air Besar Sembarang Untuk Tabalong Sehat (Tuntas) di Aula Bapeda, (13/8). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG -Sebagian besar masyarakat Kalimantan hidup di daerah aliran sungai, bahkan menjadi sebuah kebiasaan yang sudah diadopsi sejak puluhan tahun silam.

Masyarakat telah terbiasa memanfaatkan air sungai sebagai wadah kebutuhan MCK sehari-hari.

Kebiasaan mandi dan buang air besar sembarangan (BABS) di sungai menjadi bumerang bagi kehidupan masyarakat sendiri, pasalnya pencemaran air akibat kotoran yang dibuang ke sungai kembali ke masyarakat dan menjadi penyebab beragam penyakit.

Saat ini BABS menjadi permasalahan kesehatan serius, yang dihadapi masyarakat, salah satunya masyarakat kabupaten Tabalong. Aktivitas buang air besar di sungai yang kerap dilakukan di daerah aliran sungai (DAS) menjadi sumber berkembangnya bakteri dan penyakit menular di masyarakat.

Dalam rangka menciptakan Kabupaten Tabalong Sehat dan dicanangkannya kabupaten Open Defication Free (ODF), Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Kabupaten untuk Gerakan Tinggalkan Buang Air Besar Sembarang Untuk Tabalong Sehat (Tuntas) di Aula Bapeda, (13/8).

Dalam pelantikan Pokja kabupaten Anang mengaku gerakan Tuntas menjadi langkah besar yang memerlukan kerja bersama seluruh unsur lapisan masyarakat, Ia pun juga meminta dukungan dari TNI dan MUI dalam membantu menyebarluaskan edukasi agar masyarakat bisa berhenti buang air besar sembarangan.

Menciptakan Kabupaten Tabalong Sehat dan dicanangkannya kabupaten Open Defication Free (ODF), Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Kabupaten untuk Gerakan Tinggalkan Buang Air Besar Sembarang Untuk Tabalong Sehat (Tuntas) di Aula Bapeda, (13/8).
Menciptakan Kabupaten Tabalong Sehat dan dicanangkannya kabupaten Open Defication Free (ODF), Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Kabupaten untuk Gerakan Tinggalkan Buang Air Besar Sembarang Untuk Tabalong Sehat (Tuntas) di Aula Bapeda, (13/8). (Yayasan Adaro Bangun Negeri)

“Karena ODF ini adalah suatu hal yang paling mendasar untuk menjadikan Tabalong sehat, maka dari itu kami sangat mengharapkan melalui gerakan Tuntas yang dilakukan secara massal ini dapat mewujudkan Tabalong sebagai kabupaten ODF di tahun 2019” tukasnya.

Pokja Kabupaten yang terdiri Asisten I Pemerintahan, Setda Tabalong, Kepala Dinas Kesahatan Tabalong, dan Perwakilan dari Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) ini akan saling bersinergi dalam menjadikan Tabalong sebagai kabupaten ODF.

Kepala Dinas kesehatan, dr. Taufiqurrahman Hamdie menjelaskan bahwa dalam Gerakan Bebas Tuntas ini pihaknya akan menggerakkan desa–desa yang ada di Tabalong untuk menjadi desa ODF. “di tahun 2018 kami menargetkan setiap bulannya akan ada 15 desa ODF, dan tahun 2019 akan ada 5 desa ODF setiap bulannya hingga semua desa di Tabalong tidak lagi memiliki kebiasaan BABS di lingkungannya” jelasnya.

Dalam mencapai target tersebut langkah pertama yang telah dilakukan dengan mengupayakan diterbitkannya Perbup tahun 2018, tentang himbauan untuk tidak lagi BABS bagi seluruh masyarakat kabupaten Tabalong.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help