Badai di Tanah Suci

Bukan Azan Salat Isya, Jemaah Kumandangkan Azan Agar Badai Cepat Berhenti

Diperoleh informasi, akibat amukan badai pasir disertai angin kencang menyebabkan sejumlah tenda untuk katering roboh.

Bukan Azan Salat Isya, Jemaah Kumandangkan Azan Agar Badai Cepat Berhenti
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, MAKKAH - Diperoleh informasi, akibat amukan badai pasir disertai angin kencang menyebabkan sejumlah tenda untuk katering roboh.

Kondisi itu mengakibatkan jadwal makan untuk para jemaah tertunda.

Jadwal makan malam yang biasanya dilakukan pukul 17.00 waktu setempat, baru bisa dilakukan pada pukul 21.00.

“Kami terpaksa harus menunggu jadwal makan malam sekira hampir 4 jam,” ucap salah satu reporter televisi swasta nasional.

Baca: Amalan-amalan Sunnah Menyambut Idul Adha 2018, Termasuk Tidak Makan Sebelum Sholat Ied

Baca: Badai Pasir dan Angin Kencang Menerpa Arafah, Begini Kondisi Jemaah Kalsel dan Tenda yang Ditempati

Baca: Ini Cara Benar Mengolah, Mengonsumsi dan Menyimpan Daging Kurban Saat Idul Adha 2018

Salah satu jemaah asal Sumetera mengungkapkan, menghadapi situasi mencekam saat itu, beberapa jemaah memilih bertahan di tenda dan berdoa.

Bahkan, dari tenda ke tenda yang lain, jemaah haji mengumandangkan azan.

"Ini bukan azan shalat Isya, tetapi azan agar badai cepat berhenti," ungkap Yunus, salah satu jemaah.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved