Ekonomi dan Bisnis

Kenaikan Suku Bunga Kerek IHSG Menghijau

Upaya Bank Indonesia mengibangi kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat dengan ikut menaikkan acuan suku bunga

Kenaikan Suku Bunga Kerek IHSG Menghijau
THINKSTOCK.COM
Ilistrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Upaya Bank Indonesia mengibangi kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat dengan ikut menaikkan acuan suku bunga dalam negeri nampaknya cukup jitu.

Terlihat tak lama setelah suku bunga acuan dinaikkan 25 basis poin pada Rapat Dewan Gubernur 14 hingga 15 Agustus lalu, Indeks Harga Saham Gabungan kembali menghijau.

Hingga Selasa (21/8/2018) IHSG sudah alami tiga kali penguatan saat ditutup di akhir perdagangan dan paling tinggi terjadi pada Senin (20/8/2018) menguat 108 poin atau 1,87 persen di angka 5.892.

Baca: Kubah Hijau Konon Ada Kaitan dengan Guru Datu Kelampayan? Selalu Ramai Diziarahi

IHSG kembali menguat saat dibuka Selasa (21/8/2018) di level 5.899 dan sempat menyentuh level tertinggi 5.939.

Menutup sesi pertama, perdagangan saham di lantai Bursa pun cukup menggairahkan dengan kisarab transaksi mencapai 46 juta lembar saham diperdagangkan dengan nilai valuasi hampir Rp 3,5 triliun.

Dengan keadaan ini, Analis RHB Sekuritas, Supian melihat peluang bagi investor untuk ambil keuntungan dengan masuk ke saham Erajaya Swasembada.

Baca: Lowongan Kerja di PT Pelindo II untuk Fresh Graduate, Simak Informasi Selengkapnya

Saham sektor perdagangan ritel ini dinilai miliki peluang teknikal dimana saat ini berada di level harga 2.790 perlembar saham akan berpeluang rebound ke level 2.860 bahkan hingga 2.970.

"Bisa dicicil masuk mulai 2.710 dan tahan sampai target price 2.860 atau 2.970. Tapi stoploss di level 2.530 kalau menurun," kata Supian.

Sebelumnya, kenaikan BI 7 Reverse Repo Rate ditetapkan berada di level 5,5 persen dari sebelumnya 5,25 persen.

Baca: Tata Cara dan Niat Mandi Hari Raya Idul Adha 2018 dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya

Sedangkan untuk suku bunga deposit facility naik 25 basis poin jadi 4,75 persen dan lending facility naik 25 basis poin jadi 6,25 persen.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help