Badai di Tanah Suci

Kencangnya Badai Pasir Membuat Jemaah Histeris, Saling Berpelukan dan Meneriakkan Takbir

Noor Fahmi, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan, saat ini adalah rangkaian puncak kegiatan

Kencangnya Badai Pasir Membuat Jemaah Histeris, Saling Berpelukan dan Meneriakkan Takbir
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Noor Fahmi, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan, saat ini adalah rangkaian puncak kegiatan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).

Jemaah mulai bersiap diri agar bisa menjalankan ibadah haji sesuai rukun, wajib, dan sunahnya.

Dia mengaku sudah menerima laporan terjadinya badai pasir yang melanda Arafah dan Mekkah pada Senin dinihari.

Baca: Amalan-amalan Sunnah Menyambut Idul Adha 2018, Termasuk Tidak Makan Sebelum Sholat Ied

Meski begitu dia menyebut semua jemaah asal Kalsel dalam kondisi aman.

“Kondisi jemaah kita semuanya dalam keadaan baik,” ucapnya.

Baca: Jawaban Bahasa Inggris Iis Dahlia Usai Dicibir soal Fatin Sidqia Tampil di Opening Asian Games 2018

Cuaca buruk yang melanda wilayah Arafah, Muzdalifah, Mina (Arafah), Minggu, sempat membuat para jamaah haji berhamburan menyelamatkan diri.

Bahkan, saking kencangnya badai pasir membuat banyak tenda jamaah roboh.

Baca: Kronologi Pemain Basket Jepang yang Dipulangkan dari Asian Games 2018 karena Diduga Bayar PSK

Beberapa dari jemaah berteriak histeris lantaran peristiwa tersebut.

Suara takbir diteriakkan, jemaah haji lainnya ada saling berpelukan, menangis, dan ada yang membaca doa.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved